Wisatawan ke Garut Dites COVID-19 Acak, 20 Ribu Alat Disiapkan

Hakim Ghani - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 16:51 WIB
Anak usia di bawah 12 tahun yang ingin berlibur Nataru, kini diwajibkan melakukan tes PCR. Hal itu tertuang dalam surat edaran terbaru terkait libur Nataru di masa pandemi COVID-19 yang akan berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 atau berjalan selama 19 hari, Senin, (20/12/2021).
Ilustrasi (Foto: Pradita Utama)
Garut -

Lonjakan wisatawan diprediksi akan terjadi di wilayah Garut, di momen libur Natal dan tahun baru (Nataru) ini. Pemda akan melakukan tes secara acak terhadap para wisatawan.

Bupati Garut Rudy Gunawan menyebut, Pemda telah menyiapkan 20 ribu alat Rapid Test Antigen untuk melakukan tes secara acak kepada para wisatawan.

"Kita sudah sediakan, ada sekitar 20 ribu alat Rapid Test Antigen," kata Rudy kepada wartawan, Jumat (31/12/2021).

Lonjakan wisatawan diprediksi akan terjadi di Garut. Terlebih, Garut merupakan salah satu destinasi wisata yang dikunjungi wisatawan tiap tahunnya.

Rudy mengatakan, di satu sisi pihaknya tengah mewaspadai penularan virus COVID-19 yang dikhawatirkan membuat terjadinya gelombang 3 penyebaran.

Untuk mengantisipasinya, Pemda akan melakukan test COVID-19 kepada wisatawan yang datang.

"Tesnya secara acak. Nanti Satgas akan standby di titik-titik lokasi wisata," katanya.

Selain itu, Pemda Garut juga diketahui mewajibkan para wisatawan yang datang untuk log-in di aplikasi Peduli Lindungi. Log-in dilakukan di titik-titik check point, salah satunya di kawasan perbatasan.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, ada 9 titik check point khusus pemantauan protokol kesehatan yang disediakan. Petugas gabungan terkait bersiaga di titik-titik tersebut.

"Kita sudah ada 9 pos prokes di sejumlah tempat wisata yang kita prediksi nanti ada peningkatan (pengunjung)," kata Wirdhanto.

(mud/mud)