Kadispora Menyalahi Wewenang dalam Gelaran Bupati Cup Pandeglang

Rifat Alhamidi - detikNews
Senin, 27 Des 2021 15:50 WIB
Hadiah Bupati Cup Panjat Tebing di Pandeglanya cuma Rp 95 ribu
Hadiah Bupati Cup yang jadi polemik (Foto: Istimewa)
Pandeglang -

Pemkab Pandeglang telah merampungkan hasil pemeriksaan terhadap Kadispora Dadan Saladin dan beberapa jajarannya. Dadan terbukti menyalahi wewenang dalam acara Bupati Cup Pandeglang imbas amplop hadiah Rp 95 ribu.

"Kalau kita lihat kondisi secara umum, kan sudah bisa kelihatan tuh ini sebetulnya salah judul. Kalau Kadispora Cup, Bedi Cup (menyebut Kasi Pembibitan dan Prestasi Olahraga Dispora Pandeglang Ahmad Jubaedi) no problem. Berhubung ini bupati cup dan beliau tidak konfirmasi ke bupati, ini kan ada bentuk penyalahgunaan wewenang dari yang bersangkutan," kata Asda Pemerintahan Pemkab Pandeglang Ramadani kepada wartawan saat dikonfirmasi, Senin (27/12/2021).

Ramadani menyebut, Kadispora Dadan Saladin dan beberapa orang bawahannya terancam mendapat sanksi berat. Selain pencopotan jabatan, Dadan juga terancam mendapat penurun pangkat imbas viralnya hadiah Bupati Cup tersebut.

"Kalau kita lihat sanksi terberat ya pencopotan jabatan. Nanti kita lihat siapa yang paling bertanggung jawab dari awal pelaksanaan, apakah ada kelalaian atau seperti apa, itu yang masih kita tunggu hasil rekomendasi dari Inspektorat seperti apa. Tapi hasil pemeriksaannya sudah ada yah, tinggal rekomendasinya saja yang diputuskan," ungkapnya.

Ia juga memastikan Pemkab Pandeglang telah membentuk tim penegakan disiplin ASN gegara viral amplop hadiah Bupati Cup senilai Rp 95 ribu. Pihaknya sudah mendapat perintah dari Bupati Irna Narulita supaya keputusan mengenai nasib Dadan dan jajarannya ini bisa segera dirampungkan dalam waktu dekat.

"Yang paling penting, ini menjadi viral kan sudah menggemparkan nama bupati. Siapapun bupatinya, kepala daerah itu adalah representasi pemda. Kondisi ini menurunkan martabat Pemkab Pandeglang, tentu akan ada sanksinya," ucapnya.

"Kita akan agendakan nanti keputusan sanksinya seperi apa, bisa di hari ini, besok atau lusa, itu kami masih menunggu infonya dari BKD. Tapi yang jelas, Ibu Bupati ingin minggu ini selesai diputuskan," pungkasnya.

(mud/mud)