20 Kawasan di Majalengka Diterjang Longsor dan Banjir

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 15:32 WIB
Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
(Foto: Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
Majalengka -

Cuaca ekstrim yang terjadi Kabupaten Majalengka mengakibatkan terjadinya bencana alam berupa tanah longsor, banjir hingga pohon tumbang. Rangkaian bencana tersebut bahkan terjadi hanya dalam waktu 1 malam.

Data dari BPBD Kabupaten Majalengka, tercatat ada 20 titik bencana alam yang terjadi pada Rabu (8/12/2021) malam. 20 titik itu tersebar di 11 desa dan 3 kecamatan. Semua titik bencana tersebut diketahui berada di wilayah Majalengka Selatan.

"Terjadinya hujan semalam di wilayah Majalengka Selatan dengan intensitas tinggi sehingga ada beberapa titik yang mengalami bencana terutama tanah longsor," kata Iskandar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka saat ditemui di Desa Sukamenak, Kecamatan Bantarujeg Kamis (9/12/2021).

"Sekarang kita sedang berada di Desa Sukamenak, ada titik jalan yang tertutup longsoran dan sedang ditangani oleh petugas kami," ujar dia menambahkan.

Iskandar mengungkapkan, wilayah Majalengka Selatan memang dikenal rawan terjadi bencana alam khusunya tanah longsor. Bahkan dari 20 titik bencana yang terjadi saat ini, 17 diantaranya adalah tanah longsor.

Untungnya bencana yang terjadi kali ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun tercatat belasan rumah, 5 motor dan 2 mobil terkena dampak dari bencana.

"Ini membuktikan bahwa Majalengka Selatan memang rawan tapi alhamdulilah tidak besar hanya longsor kecil. Update terakhir ada 20 titik yang terjadi dan tidak ada korban jiwa, hanya mengakibatkan beberapa rumah rusak," tandasnya.

Terpisah, Dandim 0617 Majalengka Letkol Inf Andik Siswanto meminta masyarakat khususnya yang berada di wilayah Majalengka Selatan agar selalu waspada manakala hujan turun dengan waktu yang cukup lama.

"Masyarakat saya harapkan dengan kondisi cuaca saat ini yang sedang ekstrim dimana hujan sering turun, kondisi alam Majalengka Selatan ini rawan longsor dan banjir, maka saya minta masyarakat waspada," singkat Andik seusai meninjau lokasi longsor di Desa Cihaur, Kecamatan Maja.

(mud/mud)