Ini Penjelasan Tjahjo Kumolo soal Wacana ASN Diganti Robot

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 18:07 WIB
MenPAN-RB Tjahjo Kumolo (Foto: Kadek/detikcom)
Foto: MenPAN-RB Tjahjo Kumolo (Foto: Kadek/detikcom)
Kabupaten Bandung -

Wacana Aparatur Sipil Negara (ASN) digantikan oleh robot atau Artifical Intelligence (AI) kembali ramai. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa penggunaan robot bukan berarti memangkas ASN.

Tjahjo Kumolo menjelaskan robot yang dimaksud adalah menggantikan pekerjaan yang dilakukan ASN. Robot yang dimaksud adalah semacam aplikasi dan inovasi teknologi lainnya.

"Pengertian robot itu jangan diartikan berbentuk robot yang menggantikan ASN, tidak. Tapi dengan aplikasi-aplikasi, inovasi-inovasi, pekerjaan-pekerjaan yang dulunya manual, diketik, sekarang sudah bisa dilihat (digunakan) langsung secara digital," ucapnya usai meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bandung, Rabu (8/12/2021).

Hal itu pun dinilai akan mengurangi pekerjaan ASN yang dinilai rutin. Ia mencontohkan layaknya penggunaan kartu elektronik tol yang seiring waktu menggantikan petugas di pintu tol dan memangkas waktu pembayaran.

"Jadi semakin banyak inovasi di daerah, di pemerintah juga akan semakin berkurang yang menangani. Yang biasanya oleh 10 orang sekarang bisa sama 1 orang juga bisa," ungkapnya.

"Jadi kecepatan mengambil keputusan, kecepatan melayani, kecepatan memberikan izin, itu yang harus kita kembangkan. Itu pengertian dari robot itu tadi," katanya.

Selain itu, ia pun menjelaskan soal pemangkasan tingkat eselon 3 dan 4 di lingkungan pemerintahan. Nantinya, eselon 3 dan 4 akan dialihkan menjadi ASN fungsional.

"Cukup eselon 1 dan 2 leadernya pengambil keputusan politik pembangunan di pemerintahan. Eselon 3,4 dan 5 diganti jabatan fungsional," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Zudan Arif Fakrullah mengatakan PNS berkualitas memadai tidak akan tergantikan dengan sistem kecerdasan buatan yang menggunakan mesin robot.

Rencana pemerintah untuk menerapkan teknologi dalam sistem administrasi pemerintahan merupakan pemicu bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan kapabilitas mereka menjadi lebih mumpuni.

Simak juga Video: Tjahjo Kumolo Ingin Bangun ASN Merdeka yang Bisa Pindah ke BUMN-Swasta

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)