Kadedeuh Atlet PON dan Peparnas Kota Bandung Tahap 1 Disalurkan

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 08:58 WIB
Pemkot Bandung mulai memberikan kadedeuh untuk atlet PON dan Peparnas
Pemkot Bandung mulai memberikan kadedeuh untuk atlet PON dan Peparnas (Foto: Dok Humas Kota Bandung)
Bandung -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung salurkan kadeudeuh bagi atlet berprestasi dalam ajang PON XX dan Peparnas XVI Papua 2021. Dana Rp16,5 miliar dianggarkan untuk atlet yang berhasil mengharumkan nama Kota Bandung dikancah olahraga nasional ini.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, kadeudeuh diberikan kepada para atlet dan jajaran ofisial. Selain para peraih medali, atlet yang belum berhasil naik podium pun memperoleh kadeudeuh karena sudah ikut berjuang di arena olahraga.

"Alhamdulillah kita memberikan kadeudeuh kepada insan olahraga yang berprestasi di PON. Jumlahnya sekitar Rp16,5 miliar. Tapi hari ini diberikan ke mereka, tahap pertama," kata Oded dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (8/12/2021).

Oded mengungkapkan, kadedeuh ini bisa menjadi pemicu semangat bagi para atlet agar terus berprestasi dan mengharumkan nama Kota Bandung. Baik di pentas berskala regional, nasional bahkan internasional.

Menurut Oded, sebagai bukti keseriusan Pemkot Bandung membina prestasi olahraga. Sehingga bisa menjadi cerminan bagi para atlet untuk tetap loyal dan berdedikasi kepada Kota Bandung.

"Saya berharap dengan adanya prestasi-prestasi yang diberikan oleh insan olahraga di Kota Bandung ini kemudian diberikan kadeudeuh oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai perhatian mudah-mudahan ini juga bisa membuat mereka lebih betah di Bandung. Lebih baik di Bandung saja, perkuat Bandung," ujarnya.

Oded juga berterima kasih kepada DPRD Kota Bandung yang memberikan dukungan penuh terhadap pemberian kadeudeuh bagi insan olahraga. Sehingga proses penganggaran biaa berjalan lancar.

"Saya juga sampaikan apresiasi kepada anggota DPRD yang telah mendukung penganggaran kadeudeuh, karena ini hasil bersama. Saya bersyukur dan terima kasih, 50 anggota dewan mendukung Pemkot Bandung," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan berujar, pengalokasian dana kadeudeuh pada APBD ini sebagai perhatian terhadap pembinaan olahraga. Mengingat Kota Bandung sebagai gudang atlet di Jawa Barat.

"Untuk menjawab keraguan selama ini, Insyaallah ini membuktikan bahwa kami sangat peduli. Kami membahas APBD untuk atlet yang berprestasi ini total keseluruhan Rp16,5 miliar," ujar Tedy.

Menurut Tedy, keberhasilan para atlet meraih prestasi menjadi angin segar di tengah pandemi COVID-19. Semoga bisa turut membawa dampak positif berbagi semangat melawan pandemi.

"Apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang sudah diraih. Ini menjadi hal positif di tengah pandemi. Ini menjadi motivasi membuktikan semangat juang yang tinggi," jelaanya.

Ketua KONI Kota Bandung Nuryadi sangat bersyukur, akhirnya perhatian dari Pemkot Bandung bisa terealisasi. Dia juga merasa lega karena komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian untuk bidang olahraga tetap tinggi.

"Saya merasa bangga dan terharu, alhamdulillah pada malam hari ini menambah keyakinan bahwa Pemkot Bandung selalu memberikan kadeudeuh atau penghargaan kepada insan olahraga," ungkap Nuryadi.

Nuryadi memastikan, ratusan atlet beserta ofisialnya akan tetap setia membela Kota Bandung. Sebagai penyuplai atlet terbesar bagi Jawa Barat, Kota Bandung juga praktis memberikan sebagian besar medali di PON XX Papua lalu.

"Saya atas nama pribadi dan jajaran mengucapkan terima kasih. Karena hal ini yang kami tunggu dan menjadi motivasi untuk memberikan yang terbaik dalam olahraga untuk kepentingan Kota Bandung, untuk Jawa Barat," tuturnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Ketua NPCI Kota Bandung Adik Fachroji. Menurutnya, kadeudeuh ini sangat berarti bagi para atlet penyandang disabilitas.

"Alhamdulillah semua terobati akhirnya begitu mendengar penghargaan ini. Atlet Kota Bandung alhamdulillah penyumbang medali terbanyak bagi Jawa Barat di Peparnas," kata Adik.

Perlu diketahui, penerima kadeudeuh untuk PON dan Peparnas mendapatkan nominal yang sama. Besarannya disesuaikan secara proporsional dengan raihan prestasi dan nomor pertandingan.

Untuk nomor perorangan, peraih medali emas memperoleh kadeudeuh sebesar Rp 65 juta, medali perak Rp 35 juta dan medali perunggu Rp20 juta.

Di nomor ganda, medali emas mendapatkan kadeudeuh Rp 45 juta, medali perak Rp 30 juta dan perunggu Rp 17,5 juta.

Nomor beregu 3-5 orang kadeudeuh medali emas sebesar Rp 40 juta, medali perak Rp 25 juta, dan perunggu Rp 15 juta.

Lalu nomor beregu di atas 5 orang akan mendapatkan kadeudeuh Rp 35 juta untuk medali emas, Rp 20 juta untuk medali perak, dan Rp 12,5 juta bagi peraih medali perunggu.

Sedangkan para pelatih dan manajer tim juga masing-masing diganjar Rp 40 juta untuk medali emas, Rp 25 juta bagi peraih perak, dan Rp 10 juta untuk medali perunggu.

Tambahan apresiasi juga diberikan kepada pemecah rekor sebesar Rp 10 juta dan tim monev Rp 15 juta. Sementara jajaran ofisial lain serta seluruh kontingen yang belum berhasil mendapat medali tetap diberi kadeudeuh sebesar Rp 5 juta.

Simak juga 'Momen Kapolri Wujudkan Impian Atlet Peraih Emas PON Ini Jadi Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(wip/mud)