Pernah Rusak Diterjang Angin, Desain Atap Gedung Geo Theater Tak Diubah

Nur Azis - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 18:23 WIB
Desain atap gedung Geo Theater Sumedang masih sama
Desain atap gedung Geo Theater Sumedang masih sama (Foto: Nur Azis)
Sumedang -

Rehabilitasi atap gedung Geo Theater Sumedang yang sempat porak poranda akibat diterjang angin puting beliung pada 2020, kini sedang dalam proses pengerjaan. Desain atap gedung tersebut tampak seperti masih mempertahankan desain lama dengan hanya mengganti materialnya saja.

Dari pantauan detikcom di lokasi, rangka atap bangunan yang sebelumnya porak poranda, kini seluruhnya telah mengalami perombakan. Rangka atap gedung yang sebelumnya berupa material kayu kini digantikan oleh baja ringan.

Begitupun bagian gentingnya. Dari yang sebelumnya menggunakan sirap kayu ulin, kini diganti dengan genting baja ringan atau genting metal.

Kendati demikian, bentuk desain atapnya seperti masih mempertahankan bentuk yang lama dengan tidak ada perubahan sedikit pun. Padahal bentuk atap seperti itu telah terbukti tidak kuat menghadapi terpaan angin yang kerap terjadi di dataran tinggi dimana lokasi bangunan berada.

Selain itu, tidak tampak lagi kemana rimbanya sisa-sisa dari atap sirap kayu ulin yang sebagiannya masih menempel. Pasalnya, harga atap tersebut terbilang cukup mahal.

Hingga berita ini ditulis, pihak terkait dari Dinas Perumahan, Permukiman (Perkim) dan Pertanahan belum memberikan responsnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan singkat dari sejak siang.

Sementara sebelumnya, Kepala Dinas Perkim dan Pertanahan Kabupaten Sumedang Gungun Ahmad Nugraha sempat mengungkapkan bahwa perbaikan gedung akan difokuskan pada konstruksi atapnya saja dengan pagu anggaran sebesar Rp 880 juta.

"Yang diperbaiki adalah konstruksi atap," ujarnya saat dihubungi detikcom melalui pesan singkatnya pada Selasa (12/10/2021).

Dia pun berharap perbaikan gedung Geo Theater bisa selesai pada akhir tahun 2021 ini sesuai dengan rencana yang ditargetkan.

"Insya Allah sesuai dengan kontrak. Doakan semoga lancar sesuai rencana," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Gedung Geo Theater yang didesain langsung oleh Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil ini, rencananya akan dijadikan sebagai Pusat Budaya Sunda.

Dalam pembangunan tahap awal, anggaran yang telah digelontorkan sebesar Rp 4,5 miliar yang berasal dari anggaran Pemprov Jabar tahun anggaran 2019. Saat itu, rencana untuk pembangunan tahap dua akan dikerjakan kembali pada 2021. Namun bencana angin puting beliaung datang hingga memporak porandakan gedung tersebut pada 8 Desember 2020.

(mud/mud)