Sultan HB X Beri Pesan ke Ridwan Kamil soal Kepemimpinan, Apa Itu?

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 15:42 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bandung.
Foto: Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X) memberikan pesan khusus kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait kepemimpinan. Ia berharap agar pria yang akrab disapa Kang Emil itu bisa menjaga integritas dan konsistensi.

"Saya kira membangun kapasitas, integritas saya kira itu. Memang sangat dibutuhkan masyarakat karena di situ diperlukan konsistensi dan pola pikir yang mendekati harapan warga, masyarakat secara umum," kata Sri Sultan HB X di Bandung, Selasa (7/12/2021).

Sri Sultan mengatakan selama dua hal itu bisa dipenuhi maka akuntabilitas dari seorang pemimpin bisa terbentuk dengan sendirinya. "Asal itu bisa ditepati otomatis yang dibangun pasti akuntabilitas, udah itu aja," kata Sri Sultan.

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengajak Gubernur DIY Sri Sultan HB X bernostalgia di Kota Bandung. Salah satu tempat yang dikunjungi adalah Ayam Goreng Nikmat di Jalan Panaitan, Kota Bandung.

Lokasi itu dipilih karena pernah memberikan kenangan indah terhadap perjalanan kehidupan Sri Sultan dan istrinya Kanjeng Ratu Hemas. Tiba sekitar pukul 12.30 WIB, Sri Sultan dan istrinya Ratu Hemas turun dari mobil listrik dinas yang dikemudikan Ridwan Kamil.

Kemudian Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- turun sambil menggandeng istrinya Atalia Praratya. Mereka kemudian masuk ke dalam tempat makan yang telah berdiri sejak tahun 1965 itu. Bagi Sri Sultan dan Ratu Hemas, restoran ayam goreng di Jalan Panaitan ini menyegarkan kembali memori di kala muda.

"Ya karena istri saya dulu, anak tentara. Tugasnya (di Bandung) punya perumahaan di Cibeunying situ, tadi lewat ke situ tapi sudah berubah semua, mungkin ya sudah 50 tahun yang lalu, makanya (restoran) di sini masih kecil dulu," ucap Sri Sultan.

"Rasanya enggak beda, tapi rumahnya kan berbeda, ya berarti kan maju jualannya," katanya menambahkan.

Ia pun mengenang kembali saat-saat masih muda dulu, yakni ketika nonton bioskop dekat Alun-alun dan Jalan Braga. "Ya kan saya ke sini selisih 50 tahun yang lalu, karena kami juga punya om di Jalan Dewi Sartika," ujarnya.

(yum/mso)