Round-Up

Pelarian Siskaeee Berakhir di Bandung

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 08:45 WIB
Bandung -

Pelarian Siskaeee, pelaku ekshibisionis di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Kulon Progo akhirnya berakhir. Dia ditangkap polisi di Bandung.

Wanita berambut panjang ini sempat bikin heboh dengan aksi memamerkan kemaluan dan payudara di kawasan Yogyakarta Internasional Airport. Aksinya itu bahkan viral hingga menjadi perhatian banyak pihak.

Polisi bahkan melakukan pengusutan terkait aksi tak pantas tersebut. Sejumlah bukti dikumpulkan petugas mulai dari lokasi pembuatan hingga indentitas pelaku yang akhirnya mengerucut ke sosok perempuan yang dikenal dengan nama Siskaeee.

Petugas kemudian langsung memburu dan memasukkan Siskaeee dalam daftar pencarian orang. Tidak lama setelah itu Siskaeee berhasil ditangkap tim gabungan Polrestabes Bandung dan Polda Jabar di Stasiun Bandung, Sabtu (4/12/2021).

"Ditangkap saat turun dari kereta api di Bandung," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Ardimulan Chaniago.

Erdi menjelaskan polisi awalnya menerima catatan daftar pencarian orang (DPO) yang dikirimkan oleh Polda DIY. Polisi kemudian melakukan penelusuran.

"Dari situ tim gabungan melakukan penangkapan terhadap S," ucap Erdi

Setelah itu, polisi membawa perempuan berstatus daftar pencarian (DPO) ke Mapolrestabes Bandung.

"DPO tersebut ditangkap di Stasiun Bandung. Kemudian dibawa ke Mapolrestabes Bandung untuk dilakukan pemeriksaan," kata Erdi.

Usai dilakukan pemeriksaan, Siskaeee kemudian dibaw ke Yogyakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Malam ini DPO dibawa anggota Polres Kulon Progo ke Yogyakarta," ucap Erdi

Sebelum ditangkap di Bandung, Siskaeee diburu polisi dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) akibat aksi pamer payudara dan kelamin di kawasan YIA. Video aksi tak senonoh tersebut diunggah pada 23 November 2021. Video ini viral dan diketahui tim Siber Polres Kulon Progo pada 30 November 2021.

Upaya pengusutan pun dilakukan. Pelaku akan dijerat dengan UU Pornografi dan UU ITE dengan ancaman hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda maksimal Rp 6 miliar.

(wip/mso)