Waspada! Nama Wawalkot Cirebon Dicatut untuk Penipuan Modus Sumbangan

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 15:40 WIB
Nama Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati dicatut oknum tak bertanggung jawab.
Foto: Nama Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati dicatut oknum tak bertanggung jawab (Istimewa).
Cirebon -

Nama Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati dicatut oknum tidak bertanggung jawab. Nama Eti dicatut untuk menggalang sumbangan melalui pembagian donasi yang mengatasnamakan Pemkot Cirebon.

Eti Herawati melalui akun media sosialnya mengimbau agar masyarakat, khususnya pengurus dewan kemakmuran masjid (DKM) se-Kota Cirebon berhati-hati ketika mendapat pesan yang mengatasnamakan dirinya.

"Assalamu'alaikum bapak/ibu, ijin untuk seluruh kerabat dan warga Kota Cirebon agar berhati-hati. Jika ada pesan WhatsApp mengatasnamakan saya terkait donasi tempat ibadah, mohon untuk diabaikan. Dipastikan semuanya tidak benar, karena nomor tersebut bukan milik saya," tulis Eti dalam akun Instagramnya, Kamis (2/12/2021).

Eti meminta masyarakat waspada dengan maraknya penipuan atau kabar hoaks, baik melalui pesan singkat, aplikasi perpesanan maupun media sosial yang mengatasnamakan pejabat daerah. "Sekali lagi kita saling mengingatkan, jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang bapak/ibu dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kesuwun," ucap Eti.

Saat dikonfirmasi awak media, Eti membenarkan hal tersebut. Ia menyebutkan sedikitnya ada dua pengurus DKM yang menghubunginya untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Tadi pagi pengurus Masjid At-Taqwa pun menghubungi saya, menanyakan apa benar itu Bu Wakil. Kemudian pengurus pesantren milik LDII Kota Cirebon juga menanyakan hal yang sama," kata Eti.

Eti mengaku namanya dua kali dicatut untuk modus penipuan bermodus sumbangan sepanjang 2021. Kejadian pertama terjadi pada Agustus. Ia menduga hal serupa juga terjadi pada pejabat publik lainnya.

"Belum ada yang dirugikan. Saya lihat reaksi teman-teman, ini lebih berhati-hati. Tapi kalau ada korban kerugian, bisa kami laporkan ke pihak kepolisian," ucap politikus NasDem itu.

(mso/mso)