5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan hingga Tewas Pria Ngamuk di Tasik

Deden Rahadian - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 16:50 WIB
Polisi menetapkan 5 tersangka pengeroyokan pria di Tasik
Polisi menetapkan 5 tersangka pengeroyokan pria di Tasik (Foto: Deden Rahadian)
Tasikmalaya -

Polres Tasikmalaya menetapkan 5 orang tersangka pengeroyokan hingga tewas, Uci Sanusi Pane (50) di Bantarpari, Cikalong. Mereka yang berperan dalam pengeroyokan.

Pelaku P alias C (31) dan S alias L (21) perannya melakukan pemukulan dan pengeroyokan bergantian menggunakan balok kayu ke bagian kepala belakang, dada dan perut korban. Sementara peran S, MI dan M yang di antaranya sebagai ketua RT dan Linmas menganjurkan untuk menghabisi dan membunuh korban.

"Jadi dua orang ini memukul korban dengan balok. Sementara Tiga lainnya yang diantaranya Pak RT dan Linmas turut serta dalam kejadian ini," kata AKBP Rimsyahtono, Kapolres Tasikmalaya kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).

Sementara 30 orang warga dikembalikan dan dipulangkan ke asalnya di Desa Sindangjaya Kecamatan Cikalong karena sesuai dengan fakta dan hasil keterangan tidak terlibat, dan statusnya hanya sebagai saksi-saksi.

"30 orang lainnya kami pulangkan karena berdasarkan keterangan dan faktanya tidak terlibat penganiayaan. Meski demikian, saya himbau masyarakat jangan main hakim sendiri. Mau niat baik karena salah jalan kan jadi seperti ini. Jangan sekali kali berbuat kekerasan serahkan pada kami kalau ada hal seperti itu jangan main hakim sendiri," jelas Rimsyah.

Hasil autopsi di RSUD dokter Soekardjo, ditemukan di bagian luka akibat benturan benda tumpul atau kayu di kepala bagian belakang, dada dan perut.

"Jadi korban dihantam menggunakan balok kayu oleh pelaku sehingga meninggal dunia. Kita himbau kepada masyarakat apapun permasalahan harus diselesaikan dengan baik-baik, kepala dingin dan tidak dengan emosi," papar dia.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Dian Pornomo SIK MH menambahkan, modus operandi tersangka melakukan pengeroyokan tersebut dikarenakan kesal dan emosi dengan korban. Korban dianggap berbuat onar dengan mengancam warga akan membakar rumah saat mencari Sunarti teman wanitanya.

"Korban telah meresahkan warga juga akan mengancam membakar salah satu rumah dan mengancam mau menculik satu per satu warga," jelasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan, dua unit sepeda motor, dua potong kaos lengan pendek, satu potong celana panjang, dua batang kayu dan satu pasang sandal warna hitam.

"Dua pelaku utama P alias C (31) dan S alias L (21) yang melakukan pemukulan dan pengeroyokan bergantian dikenakan pasal 170 ayat (2) ke-3 KUH Pidana Jo Pasal 55 diancam hukuman 12 tahun penjara," paparnya.

Sementara, S, MI dan M yang menganjurkan untuk menghabisi dan membunuh korban, dikenakan pasal sama dengan hukuman lebih ringan di bawah 12 tahun penjara.

Sementara Jasad Korban langsung dibawa keluarga untuk dikebumikan.

(mud/mud)