4 Kios Makanan di The Lodge Maribaya Dilalap Si Jago Merah

Whisnu Pradana - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 12:56 WIB
4 kios makanan di The Lodge Maribaya terbakar
4 kios makanan di The Lodge Maribaya terbakar (Foto: Whisnu Pradana)
Bandung Barat -

Si jago merah melalap bangunan kios atau tenant jajanan yang ada di dalam area objek wisata The Lodge Maribaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Rabu (1/12/2021) pagi.

Api membakar bangunan kios di dalam The Lodge Maribaya tepatnya di dekat wahana balon udara yang biasa digunakan wisatawan untuk berswafoto hingga hangus sepenuhnya. Beruntung kios tersebut sedang tak beroperasi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Director of Sales Manager (DOSM) Corporate The Lodge Maribaya N Ani Nuryani mengatakan kebakaran yang melanda area objek wisata terjadi pada pukul 08.00 WIB. Kebakaran tersebut juga tak terlalu besar lantaran hanya menghanguskan kios saja.

"Betul kita sedang kena musibah, meskipun Alhamdulillah enggak terlalu besar. Bagian yang terbakar hanya kios atau tenant saja, jumlahnya juga cuma 4 kios," ungkap Ani kepada wartawan.

Beruntung api yang membakar tak menyambar bangunan lainnya meskipun terbuat dari bahan bambu dan jerami yang mudah terbakar. Hanya dalam waktu 30 menit api sudah berhasil dipadamkan.

"Hanya 4 tenant itu saja, luasnya juga kurang dari 100 meter persegi. Api juga langsung padam hanya sekitar 30 menit," tutur Ani.

Sementara terkait penyebab kebakaran pihaknya menyerahkan pada pihak kepolisian. Namun akibat kebakaran tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.

"Untuk penyebabnya masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian. Kalau kerugian sekitar Rp 100 juta," terang Ani.

Ani mengatakan aktivitas di dalam area objek wisata tak terganggu dengan adanya peristiwa tersebut. Sementara pegawainya terus melakukan pembersihan material sisa kebakaran.

"Pengunjung juga sudah berdatangan, kondisi sudah normal karena sudah tertangani semuanya," pungkas Ani.

Ia memastikan aktivitas di dalam area objek wisata tak terganggu dengan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

"Pengunjung juga sudah berdatangan, kondisi sudah normal karena sudah tertangani semuanya," ungkap Ani kepada wartawan.

(mud/mud)