Buruh Masih Bertahan di Gedung Sate, Ridwan Kamil Ketemu Bima Arya dkk di Bogor

Yudha Maulana, Wisma Putra - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 21:34 WIB
Buruh di Gedung Sate
Buruh bertahan di Gedung Sate, Selasa (31/11/2021) malam. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Massa buruh yang berunjuk rasa mengawal penetapan UMK 2022 masih mengepung kantor gubernur Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung pada Selasa (30/11/2021) malam. Meski begitu, satu persatu mobil komando buruh mulai menarik diri.

Pantauan detikcom pada pukul 20.30 WIB, pihak kepolisian masih bersiaga mengawal jalannya aksi. Polisi dan mobil pengurai massa pun telah disiagakan di bagian depan Gedung Sate.

Asap putih mengepul dari sampah yang dibakar oleh massa buruh. Sementara itu, sejumlah peserta aksi sempat mendorong-dorong pagar berduri. "Ayo turun... Turun," teriak massa buruh kepada mobil komando yang keluar dari area unjuk rasa.

Sekadar diketahui, buruh mulai berdatangan di Gedung Sate sejak pagi hari. Hingga sore hari, gelombang massa buruh pun masih terus berdatangan ke Gedung Sate. Mereka meminta agar bisa bertemu Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan agar upah minimum sesuai rekomendasi kabupaten/kota.

"Hanya dua tekad kita, hari agar Gubernur Jabar yang kita antarkan ke singgasana untuk menetapkan upah minimum sesuai rekomendasi kabupaten/kota, dan terapkan kembali upah sektoral," kata Ketua SPSI Jabar Roy Jinto.

Buruh Menolak Berjumpa Wagub Jabar

Pihak buruh pun menolak diajak beraudiensi dengan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Mereka menilai pertemuan dengan Wagub tak akan menghasilkan keputusan apapun.

"Kita akan diterima oleh wakil gubernur jam satu, cuma kita menolak karena Wagub hanya bisa mengirimkan aspirasi kepada gubernur. Aksi ini bukan hari ini saja, tapi berulang-ulang artinya aspirasi dan rekomendasi sudah disampaikan," ujar Ketua KSPSI Jabar Roy Jinto di depan Gedung Sate.

"Rapat pleno di dewan pengupahan sudah digelar, tinggal ketuk palu oleh gubernur, tidak ada namanya SK Wagub, adanya SK gubernur, kita berharap bisa bertemu dengan gubernur Jabar, kita menolak dengan Wagub karena hanya menyampaikan aspirasi saja, tidak menyelesaikan persoalan," kata Roy melanjutkan.

Ia pun membandingkan penerimaan terhadap buruh oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemarin. "DKI sudah memenuhi keinginan peserta aksi walau belum bisa memutuskan, tapi jelas gubernur sangat mau menerima aspirasi teman buruh dan turun ke lapangan," ujar Roy.

Ridwan Kamil Tanam Pohon di Bogor

Hari ini, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti jadwal Kopdar di Bogor. Kopdar merupakan singkatan dari kegiatan Komunikasi Pembangunan Daerah (Kopdar).

Pada pukul 07.30 WIB, Ridwan Kamil menggelar kegiatan penanaman pohon bersama kepala daerah se-Jawa Barat di Masjid Jami Al-Munawarroh Sentul City, Kabupaten Bogor. Lalau, pada pukul 09.00 WIB, Ridwan Kamil menggelar kegiatan Komunikasi Pembangunan Daerah (Kopdar) bersama kepala daerah Se-Jawa Barat di Bale Gede Sentul Highlands Golf Club, Sentul City.

Selain itu, ditemani Wali Kota Bogor Bima Arya, Ridwan Kamil juga meninjau lokasi proyek pembangunan Alun-alun Kota Bogor yang berlokasi di lahan eks Taman Topi Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor. Rencananya, Alun-alun pertama di Kota Bogor ini diresmikan pada pertengahan Desember ini.

"Kontribusi Pemerintah Provinsi Jawa Barat kan terwujud yah, di Kota Bogor ada Bogor Creative Center, saya hibahkan untuk Pak Wali, untuk anak muda di Bogor. Kemudian ada aspirasi terkait alun-alun yang dilahirkan di jaman pemerintahan Kang Bima, kita support, Alhamdulillah tidak kena recofucing," kata Ridwan Kamil di lokasi acara.

Alun-alun Kota Bogor, menurut Kang Emil akan menjadi Alun-alun yang menarik karena berada di antara bangunan bersejarah dan titik pemberhentian transportasi massal. Desainnya juga dibuat dengan gaya modern sehingga akan menambah daya tarik untuk masyarakat.

Buruh pun bereaksi. "Kami harapkan pak gubernur bisa kembali ke Bandung dari Bogor, untuk mendiskusikan formulasi dan solusi bagi upah di Jabar ini," Koordinator Alinasi Buruh Jabar Ajat Sudrajat.

Dikabarkan, malam ini akan ada konferensi pers di Gedung Sate terkait UMK 2022. Namun hingga pukul 21.15 WIB, belum ada kejelasan dari Pemprov Jabar.

(yum/bbn)