Gerak Senyap Motor Listrik Kreasi Anak Bangsa

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 10:50 WIB
Motor Listrik Khusus Militer
Motor trail tenaga listrik berbasis baterai ini didesain PT Len Industri. (Foto: Baban Gandapurnama/detikcom)
Bandung -

Loreng berkelir hijau, cokelat dan krem. Corak khas tersebut membalut bodi sepeda motor trail bertenaga listrik yang menerapkan sistem transmisi otomatis atau matic.

'Si Loreng' bernama resmi E-Tactical Stealth Trail. Motor listrik berkekuatan 3kW (kilowatt) ini kreasi anak bangsa yang bernaung di PT Len Industri (Persero).

Prototipe kendaraan roda dua itu dihadirkan di halaman kantor PT Len Industri, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (29/11). 'Si Loreng' tampil berdegap dan bergerak senyap.

"Menggunakan tenaga listrik berbasis baterai, sehingga senyap tanpa suara dan cocok untuk mendukung tugas kemiliteran," kata SVP Technology-Research Development Center PT Len Industri Vicky Gitasiswaya.

Prototipe motor E-Tactical pernah dipamerkan langsung di hadapan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang menyambangi markas BUMN industri pertahanan tersebut pada awal November 2021. Model asli trail listrik ini pun membetot atensi Kepala Staf Presiden Moeldoko dan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Ayodhia GL Kalake saat gelaran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 di kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

"Sampai sekarang masih dalam prototipe. Harapan kami nanti bisa kerja sama dengan pihak TNI agar kita bisa mengembangkan secara continue," ujar Vicky.

Motor Listrik Khusus MiliterMotor listrik E-Tactical Stealth Trail. (Foto: Baban Gandapurnama/detikcom)

Sepasang spion bertengger kokoh dan sejumlah panel menghiasi kiri-kanan stang. Tombol berfungsi mengontrol lampu menempel di bagian kiri kemudi. Untuk menghidupkan dan mematikan mesinnya terpasang tombol merah bertulis 'ON-OFF' di area kanan kemudi atau dekat tuas gas. Layar indikator digital menempel di tengah stang.

Motor listrik tactical dijejali sistem komunikasi suara dan data guna memudahkan koordinasi taktis saat pasukan khusus militer Indonesia bertugas di wilayah misi operasi. Skema sistem tersebut bertujuan mendukung interoperabilitas antar matra.

Ragam fitur lainnya pun tersemat di tubuh motor ini. Salah satunya Battle Management System (BMS).

"Selain itu, memiliki spesifikasi high end controller sehingga bisa charging saat turunan dan mengerem. Serta memiliki spesifikasi motor yang dapat digunakan di medan off-road juga. Dan yang terpenting, motor ini hasil dari desain dan manufaktur lokal, karya anak bangsa," tutur Vicky.

Jarak Tempuh 115 Kilometer

Performa motor bergaya trail sengaja dipilih PT Len Industri. Vicky mengungkapkan alasannya.

"Karena ini akan digunakan dalam operasi militer atau operasi pengamanan lain yang sangat mungkin digunakan di medan yang tidak mulus, terjal dan berkelok-kelok. Motornya harus tangguh dan handal di medan-medan yang sulit," tutur Vicky.

Kendaraan tersebut terdiri varian baterai 2kW, 3kW dan 10kW. Vicky menjelaskan motor listrik khusus operasi senyap militer dibekali baterai 3kW.

Motor Listrik Khusus MiliterPrototipe motor trail listrik ini didesain PT Len Industri. (Foto: Baban Gandapurnama/detikcom)

Kecepatannya maksimal 100 kilometer per jam. Klaim lainnya, motor berpenampilan ramping dan bermotif kamuflase ini bisa menempuh 115 kilometer atau serupa jarak Bandung ke Tasikmalaya.

"Pengecasan dua jam (jika menggunakan fast charging station) dan bisa digunakan untuk menempuh 115 kilometer," kata Vicky.