Terlibat Mafia Tanah Rp 3,3 M, Eks Kades di Bandung Jadi Tersangka

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 08:55 WIB
Eks kades di Kabupaten Bandung jadi tersangka mafia tanah.
Foto: Eks kades di Kabupaten Bandung jadi tersangka mafia tanah.
Bandung -

Mantan kepala desa (Kades) di Kabupaten Bandung dijadikan tersangka oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar. Mantan Kades Mandalawangi bernama Dadang itu jadi tersangka usai jadi mafia tanah.

"Penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menahan tersangka inisial D, mantan Kades dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait peralihan aset desa," ucap Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil dalam keterangannya, Selasa (30/11/2021).

Praktik pengalihan aset itu dilakukan pada tahun 2018 lalu. Dadang memindahtangankan aset milik desa berupa objek ramah carik persil 12 dan 13 yang terletak di blok Pasir Huut yang sebelumnya milik Desa Bojong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

"Pada tahun 2018 tersangka D bersama F dan Y sepakat untuk menukar objek tanah yang berasal dari tiga buah AJB atas nama AS yang berada di lokasi persil 16 Desa Mandalawangi menjadi tiga buah objek tanah yang berada di lokasi tanah carik persil 12 Desa Mandalawangi," tutur Dodi.

Dadang kemudian memerintahkan tim PTSL untuk membahas proses penerbitan sertifikat dengan pengajuan atas nama YS pada tanah carik persil 12 di Desa Mandaawangi. Setelah sertifikat jadi, Dadang memberitahu YR untuk mengambil sertifikat di BPN Kabupaten Bandung.

"Akibat perbuatan tersangka D tanah tersebut telah hilang asset desa Mandalawangi berupa tanah seluas 11.000 meter persegi senilai kurang lebih Rp 3,3 miliar," kata dia.

Kasus ini tercium oleh tim intelijen Kejati Jabar. Penyidik kemudian melakukan penelusuran hingga ditetapkan tersangka. Dadang ditahan dan dititipkan ke Rutan Mapolrestabes Bandung selama 20 hari ke depan.

Adapun Pasal yang disangkakan terhadap D yakni Pasal 2, Pasal 3 UU Tipikor Jo Pasal 56 ayat (1) Ke-1 KUHP.

(dir/mso)