Kepung Gedung Sate Tuntut UMK Layak, Buruh: RK Sedang Diuji Nyali!

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 15:26 WIB
Demo buruh di Bandung.
Foto: Demo buruh di Bandung (Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja mengepung kantor Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada Senin (29/11/2021).

Mereka menuntut agar Ridwan Kamil menetapkan upah minimum kabupaten/kota sesuai dengan rekomendasi daerah. Mereka juga mendesak agar UU Cipta Kerja juga dicabut.

"Ridwan Kamil sekarang sedang diuji nyali, apakah akan menetapkan upah yang berpihak kepada buruh, menyejahterakan pekerja atau tidak," ujar salah seorang orator.

"Waktu itu Ridwan Kamil mendatangi kantor-kantor pekerja buruh, berjanji, mengeluarkan kata-kata manis bahwa dia akan menyejahterakan pekerja di Jabar, kalau misal Ridwan Kamil ada kepentingan pribadi, jangan didukung untuk jadi presiden," ujar orator tersebut yang disambut riuh massa buruh.

Ketua DPD FSP LEM SPSI Jabar Muhamad Sidarta mengatakan buruh sejatinya hanya meminta penyesuaian upah berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi serta masih dalam korifor regulasi yang berlaku usai purusan MK.

"Oleh karenanya saya meminta Bapak Gubernur Jawa Barat memenuhi harapan kaum buruh untuk mempertahankan daya beli warga masyarakat agar tidak jatuh supaya pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi ini cepat pulih," kata dia.

Atas kegiatan ini, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat di Bandung apabila terganggu aktivitasnya. Menurut dia, kegiatan ini semata-mata guna memperjuangkan hak buruh.

"Apabila terganggu oleh massa buruh yang memperjuangkan hak dan kepentingannya yang terus dikurangi secara sistemik dapat diperjuangkan kembali dengan adil untuk kesejahteraan bagi seluruh warga masyarakat. Karena upah buruh dibelanjakan kembali kepada pelaku usaha lainnya, sehingga diharapkan bisa saling menguatkan untuk menghidupkan kembali perekonomian yang sempat terpuruk," katanya.

(yum/mso)