Bupati Kuningan Larang ASN Mudik-Cuti Saat Libur Nataru

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 14:10 WIB
Bupati Kuningan Acep Purnama
Bupati Kuningan Acep Purnama (Foto: Bima Bagaskara/detikcom).
Kuningan -

Bupati Kuningan Acep Purnama mulai mewanti-wanti kemungkinan terjadinya lonjakan kasus COVID-19 pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya akan ada peningkatan aktivitas masyarakat pada momen tersebut.

"Jelang Nataru seperti biasa aktivitas masyarakat akan meningkat, umat Kristiani akan memperingati hari besar agamanya dan masyarakat umum memperingati libur akhir tahun," kata Acep saat diwawancarai usai kunjungan Kapolda Jabar di Desa Sangkanurip, Kamis (25/11/2021).

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19, Acep memastikan akan menerapkan pembatasan baik untuk anak buahnya maupun untuk masyarakat umum.

"Sesuai amanah yang diperkirakan akan ada lonjakan kita harus waspada dan hati-hati. Misalnya kita akan menerapkan larang mudik dan cuti akhir tahun untuk jajaran ASN," ucapnya.

"Untuk masyarakat akan ada penjagaan dalam rangka antisipasi, pembatasan tergantung situasi dan tergantung keputusan Mendagri," ujarnya menambahkan.

Khusus untuk sektor wisata, mengingat Kuningan menjadi salah satu tujuan wisatawan ketika musim liburan tiba, Acep meminta disediakannya gerai vaksinasi di tempat-tempat wisata. Selain itu ia pun mewajibkan pengelola menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Untuk wisata kami akan tempatkan gerai vaksin, diwajibkan menerapkan aplikasi PeduliLindungi dimana orang yang sudah vaksin boleh masuk, yang belum bisa vaksin di sana, kami akan melayani," tegasnya.

Di tempat yang sama Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menambahkan pihaknya akan kembali menerapkan pos penyekatan di titik-titik tertentu. Meski begitu, ia memastikan masyarakat tetap akan diberi ruang untuk beraktivitas namun dengan memperhatikan prokes ketat.

"Kami sudah memploting dimana pos penyekatan, pos utama dan pemantauan untuk melakukan upaya pencegahan dan penertiban. Nanti kita menerapkan PPKM Level 3, namun tetap (masyarakat) diberi ruang dan harus memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya.

Simak video 'Catat! Ini 7 Aturan PPKM Level 3 Saat Nataru':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)