Jabar Hari Ini: Merokok di Braga Didenda-Netizen Posting Bandung Kumuh Diancam

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 21:45 WIB
Warga Bandung ini mendapat ancaman usai posting foto soal KBU
Foto: Yudha Maulana

Ridwan Kamil Akui Tolak 6 Proposal Pembangunan Apartemen di KBU

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan pihaknya secara ketat mengawasi progres pembangunan di Kawasan Bandung Utara (KBU). Bahkan, sejak Agustus terakhir Pemprov Jabar tak lagi mengeluarkan rekomendasi pembangunan proyek di atas lahan seluas 40.000 hektar tersebut.

Kang Emil sapaan Ridwan Kamil mengatakan, sejak ia menjabat sebagai walikota sedikitnya ada enam proposal proyek apartemen di KBU. Tiga di antaranya di kawasan Punclut, dan yang lainnya berada di kawasan Ciumbuleuit.

"Saya sudah menolak lebih dari enam proposal apartment di Bandung Utara, KBU, ada tiga tower di Punclut saya tolak, ada dua tower yang sekarang jadi Restoran Nara itu, juga saya tolak selama saya jadi walikota," ujar Kang Emil di Hotel Horison Bandung hari ini.

"Jadi selama moratorium, izin-izin besar di Bandung Utara sudah tidak pernah kita keluarkan rekomendasinya," kata menambahkan.

Sesuai Perda no 2/2016, melalui Tim Koordinasi Penataan Ruang (TKPRD), pihaknya melakukan pengendalian terhadap pemanfaatan ruang di KBU dari mulai perencanaan, pemanfaatan hingga pengawasan di KBU.

"Sejak Agustus 2021 TKPRD sudah tidak mengeluarkan rekomendasi baru, semua dipending atau ditolak," ucap Kang Emil.

Dalam kesempatan lain, Kang Emil mengatakan saat ini Pemprov Jabar tengah memperbaiki kualitas lingkungan hidup, sekaligus melahirkan inovasi untuk mempercepat proses peningkatan kualitas tersebut.

Berdasarkan indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) di provinsi Jabar, dalam dua tahun terakhir menunjukkan grafik perbaikan. {ada 2019, IKLH Jabar mencapai 51,65 yang berarti masih dalam kategori kurang baik. Lewat inovasi, pada 2020 IKLH Jabar menunjukkan perbaikan ke angka 61,59.

"Tahun lalu naik 10 poin ke angka 61,59 menjadi cukup baik. Kami berharap tahun 2021 bisa naik, menjadi kualitas lingkungan hidup yang lebih baik seterusnya, karena kami memiliki komitmen dan inovasi lingkungan," ujarnya.

Pemprov Jabar juga berhadapan dengan isu lahan kritis. Lewat upaya reforestasi pihaknya menargetkan bisa menanam 50 juta pohon dalam lima tahun, yang dalam tiga tahun terakhir progresnya telah mencapai 40,6 juta pohon atau 80 persen dari program tersebut.

Warga Jabar yang ingin menyumbang bibit pohon juga bisa mendaftar ke situs Simantri Bibit dan kesadaran warga menanam sendiri. "Di sana (aplikasi Simantri Bibit), bisa membeli bibit dan bayar secara digital. Nanti tim dari kami menanam dan melaporkan pohon itu ditanam di mana. Kalau menanam sendiri bisa melaporkan ke aplikasi E-tanam," ucapnya.


(wip/ern)