Jabar Hari Ini: Merokok di Braga Didenda-Netizen Posting Bandung Kumuh Diancam

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 21:45 WIB
Warga Bandung ini mendapat ancaman usai posting foto soal KBU
Foto: Yudha Maulana
Bandung -

Beragam peristiwa terjadi di Jawa Barat hari ini dari mulai warga di Bandung diancam gegara posting foto kawasan kumuh vs mewah, hingga istri yang dituntut penjara 1 tahun Laporkan balik suaminya.


Diancam Usai Posting Foto Kawasan Kumuh vs Mewah, Warga Bandung Banjir Dukungan

Novan Putra (28), warga Bandung mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal di media sosial usai mengunggah foto keadaan di kawasan Bandung Utara (KBU) pada Senin, kemarin.

Novan memotret sebuah apartemen mewah yang bersanding mencolok dengan pemukiman padat penduduk yang berada di pinggir Sungai Cikapundung.

"Benarkah Bandung itu Indah? Sebuah gedung yg dijadikan objek jepretan terasa Mewah dari jauh namun bila dari sudut +- 50 meter. Semuanya berubah, kontras itu nyata adanya," tulis Novan dalam akun Twitternya @novanputraa. Unggahan Novan itu mendapatkan 2.145 retweet dan 9.168 suka.

Saat dikonfirmasi detikcom, Novan mengaku tak menyangka jika unggahan fotonya itu mengundang perhatian netizen. Ia pun hanya bermaksud untuk memotret realita yang ada tanpa ada tendensi apapun.

"Saya kira responnya bakal biasa saja, itu saya memotret dari daerah Dago Atas yang mengarah ke Lembang, ada jembatan nah saya motret di situ," ujar Novan lewat sambungan telepon hari ini.

Namun, tiba-tiba ada seseorang yang mengirim pesan ke dalam kotak surat Twitter-nya. Pesan tersebut meminta agar Novan menghapus foto tersebut dengan nada bahasa yang kasar. "Ada yang nge-Dm katanya hapus itu twitnya memalukan Bandung saja, saya tidak respon karena malas juga," ujar Novan.

Kemudian, ada pesan berisi kecaman lagi yang masuk ke dalam DM Twitter-nya. Kali ini seseorang tak dikenal sampai mengancam untuk mencari Novan dengan nada ancaman. Dilihat detikcom, ada dua pesan berisi ancaman yang diunggah Novan, yaitu :

'Anda hps gx itu tweetmu Jgn ampe sy cari km ya Mencemarkan itu namanya'

'Oy tolol ari sia maksud na naon update status kitu??? mamawa Bandung sia orang na? Hapus goblog sia apal aya UU ITE????? Hupus ayeuna kneh jelema tolol (apa maksudnya kamu update status begitu ? bawa-bawa nama Bandung, hapus, kamu tau UU ITE?)'

Kemudian Novan mengatakan, bahkan ada seseorang yang mencoba masuk secara paksa ke dalam akun Twitter-nya. "Lalu terakhir ada yang mencoba login ke Twitter saya, masuk paksa ya membajak ya," katanya. Hal itu ia ketahui, setelah mendapatkan notifikasi dari Twitter.

"Kenapa padahal kata-kata saya tidak menyinggung siapa pun, tidak membawa instansi, tidak menyebut nama. Hanya ngomongin Bandung, mungkin di luar termasuk Tiktok Bandung bagus dan sebagainya, tapi saya ingin menyeimbangkan informasi saja. Saya hanya mau memberi dua sudut pandang, memotret realita saja," katanya.

Dukungan netizen membanjiri akun Twitter Novan. "Memang ada yang mengancam, tapi banyak juga yang meng-DM membela saya, mereka merasa khawatir," ujar.

Sebelumnya, ancaman dan kata-kata kasar menghampiri kotak surat akun Twitter-nya. Kemudian Novan mengatakan, bahkan ada seseorang yang mencoba masuk secara paksa ke dalam akun Twitter-nya, hal itu ia ketahui setelah muncul notifikasi dari aplikasi tersebut.

'Gass terus mang kalem da bener' ujar akun @muhamadwildi

'Lain ngengera atuh eh da emang faktana kitu, emangna mun di hapus bade di urus ku "si eta" da moal' tulis akun @rifkyadr96.

Dari kejadian ini, ia berharap ada perlindungan dari otoritas bagi kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab. Kemudian ia juga berharap pemerintah di tingkat kota dan provinsi lebih berhati-hati soal rencana pembangunan, khususnya di KBU.

"Kenapa padahal kata-kata saya tidak menyinggung siapa pun, tidak membawa instansi, tidak menyebut nama. Hanya ngomongin Bandung, mungkin di luar termasuk Tiktok Bandung bagus dan sebagainya, tapi saya ingin menyeimbangkan informasi saja. Saya hanya mau memberi dua sudut pandang, memotret realita saja," katanya.