Respons Kejati Jabar Soal 9 Jaksa Diperiksa Imbas Tuntutan Istri Omeli Suami Mabuk

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 14:17 WIB
Kasiepenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil
Foto: Istimewa
Bandung -

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menanggapi mengenai tuntutan 1 tahun bui istri di Karawang gegara omeli suami mabuk. Kejati Jabar mengikuti pemeriksaan yang dilakukan oleh Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung.

"Ini kan sudah diambil alih oleh Kejagung. Kita ikuti langkah yang ditetapkan oleh Kejagung," ujar Kasipenkum Kejati Jawa Barat Dodi Gazali Emil saat ditemui di Kantor Kejati Jabar, Jalan Ambon, Kota Bandung, Selasa (16/11/2021).

Dodi menuturkan ada sembilan Jaksa baik dari Kejati maupun Kejari Karawang yang diperiksa oleh Jamwas. Dalam hal ini, Asisten Pidana Umum Kejati Jabar juga turut diperiksa. Pemeriksaan ini dilakukan usai Jaksa Agung memerintahkan eksaminasi khusus atas kasus tersebut.

"Kita menunggu hasilnya (pemeriksan) seperti apa," kata dia.

Seperti diketahui, Penanganan perkara ini ternyata berbuntut panjang. Kejagung mendapatkan temuan dugaan pelanggaran dalam proses penanganan kasus dengan terdakwa Valencya alias Nengsy Lim tersebut.

Hal itu membuat Jaksa Agung ST Burhanuddin mengambil sikap. Kejagung kemudian melakukan eksaminasi khusus dengan beberapa temuan dugaan pelanggaran.

Adapun pelanggaran yang dilakukan mulai dari ketidakpekaan Jaksa dalam penanganan kasus, tidak mengikuti pedoman dalam penuntutan, tak menjalani pedoman perintah harian Jaksa Agung hingga pembacaan tuntutan yang ditunda selama 4 kali.

"Penanganan perkara terdakwa Valencya alias Nancy Lim dan juga terdakwa Chan Yu Ching akan dikendalikan langsung oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, karena hal ini telah menarik perhatian masyarakat dan pimpinan Kejaksaan Agung," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui siaran langsung di kanal YouTube Kejaksaan RI, Senin (15/11/2021).

(dir/ern)