Jabar Hari Ini: Istri Dituntut 1 Tahun Gegara Omeli Suami-Kakek Perkosa Gadis

Tim detikcom - detikNews
Senin, 15 Nov 2021 23:09 WIB
Istri di karawang dituntut 1 tahun penjara gegara omeli suami mabuk
Kasus istri dituntut 1 tahun gegara omeli suami mabuk (Foto: Yuda Febrian Silitonga)

Biadab! Kakek di Cianjur Perkosa Gadis 15 Tahun

Aksi bejat dilakukan seorang kakek asal Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur. Selama dua tahun, kakek berusia 60 tahun ini memperkosa seorang gadis 15 tahun hingga melahirkan.

Perilaku biadab pelaku diketahui keluarga setelah korban mengeluhkan sakit pada bagian perutnya. Terungkap jika korban ternyata tengah mengandung, dan akan segera melahirkan.

"Tidak ada yang tahu korban hamil, bahkan karena mungkin masih belia, korban juga tidak mengetahui jika dirinya sedang hamil tua. Baru ketahuan saat hendak melahirkan, korban mengeluhkan sakit perut dan ternyata sudah waktunya untuk melahirkan," ujar Jaelani, kuasa hukum korban, Senin (15/11/2021).

Setelah melahirkan bayi perempuan, gadis itu pun mengungkapkan pada keluarganya jika selama ini dirinya diperkosa oleh H (60) yang tidak lain merupakan tetangganya.

Menurut Jaelani, korban awalnya sering diberi uang jajan oleh pelaku. Namun pada Desember 2019 lalu, pelaku yang berstatus duda itu pun melancarkan aksi bejatnya.

"Awalnya korban yang pulang mengaji dibawa ke samping rumah neneknya. Di sana korban diminta untuk melayani nafsu bejatnya. Korban awalnya menolak, tapi karena ada ancaman dari pelaku, korban terpaksa menuruti paksaan pelaku," tuturnya.

Ia mengungkapkan jika perilaku biadab tersebut dilakukan selama hampir dua tahun. Pelaku kerap meminta korban melayaninya dan mengancam akan memberitahukan jika korban sudah pernah disetubuhi jika menolak atau melapor.

"Korban yang masih remaja ini kan takut, jadi menuruti saja ketika pelaku memperkosanya. Pemerkosaan dilakukan sejak 2019 lalu hingga beberapa bulan terakhir, sebelum korban melahirkan," ucap dia.

Menurutnya selama ini pelaku menyetubuhi korban di berbagai tempat, mulai dari samping rumah nenek korban hingga tempat lainnya. "Seringnya di samping rumah nenek korban, karena kan di perkampungan. Kalau malam memang gelap, dan jauh dari rumah warga yang lainnya," kata dia.

Mengetahui hal tersebut, keluarga pun melapor ke pihak kepolisian. Pelaku pun akhirnya ditangkap di rumahnya. "Kemarin malah sudah langsung ditangkap, informasinya dibawa ke Polres Cianjur," kata dia.

"Keluarga meminta pelaku diproses dan dihukum seberat-beratnya, karena aksi bejatnya membuat korban harus menghadapi kondisi yang berat," tambahnya.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi, mengatakan pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Cianjur. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan meminta keterangan pada pelaku.

"Kita masih periksa pelaku dan lakukan penyelidikan lebih lanjut. Pelaku sudah diamankan di sel tahananMapolresCianjur,"ucapnya.