Langgar Kapasitas, Tiga Hotel di Pangandaran Disanksi Tipiring

Faizal Amiruddin - detikNews
Senin, 15 Nov 2021 15:07 WIB
Tiga hotel di Pangandaran disanksi tipiring
Tiga hotel di Pangandaran disanksi tipiring (Foto: Istimewa)
Pangandaran -

Aparat Polres Ciamis melakukan penindakan terhadap 3 hotel di pantai Pangandaran yang dianggap melanggar aturan protokol kesehatan dan melebih batas kapasitas maksimal.

Tiga hotel yang terdiri dari hotel Grand Pasifik, Fortuna dan Melia Beach itu dikenakan tindak pidana ringan. "Tiga hotel kami tindak kemarin, dikenakan Tipiring, nanti hari Kamis menjalani sidang," kata Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, Senin (15/11/2021).

Dia menjelaskan pelanggaran paling menonjol dari ketiga hotel itu adalah melebihi kapasitas maksimal 75 persen. "Ketiga hotel tersebut full booked, padahal pada ketentuan PPKM level 1 maksimal 75 persen," kata Wahyu.

Pelanggaran lain adalah hotel tidak menyediakan masker bagi pengunjung, staf tidak menggunakan masker, dan di setiap kamar tidak ada fasilitas hand sanitizer, membiarkan tamu hotel masuk tidak menggunakan masker serta tidak menyiapkan sabun di tempat cuci tangan.

"Dengan demikian hotel-hotel itu telah melanggar Pasal 21 huruf (i) jo Pasal 34 Ayat (1) Perda Prov Jabar No 5 tahun 2021," kata Wahyu.

Wahyu Broto berharap penindakan ini bisa menjadi pelajaran atau memberi efek jera bagi pengusaha hotel di Pangandaran agar senantiasa menaati aturan.

"Pandemi belum berakhir, menjaga Prokes di tempat wisata sama dengan menjaga kelangsungan pariwisata di Pangandaran. Karena jika sampai terjadi klaster, maka akan berdampak pada aktivitas pariwisata itu sendiri," kata pria yang akrab disapa Sony ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari mengaku mendukung penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Ciamis. "Tentu ini sebagai peringatan bagi semua pengusaha hotel dan semua pelaku usaha lainnya agar selalu memperhatikan penerapan protokol kesehatan," kata Tonton.

Pihak Dinas Pariwisata sendiri, kata Tonton selama ini telah berusaha memberikan imbauan kepada pengelola hotel untuk mengikuti aturan.

"Sosialisasi saya kira hampir dilakukan setiap ada kesempatan. Pengusaha hotel harus pro aktif membantu, ingatkan tamunya memakai masker. Kalau perlu hotel menyediakan masker. Jangan sampai malah pegawainya hotelnya sendiri tak pakai masker," kata Tonton.*

(mud/mud)