ADVERTISEMENT

Srikandi Bandung Sukses Bawa Kopi Kamojang Mendunia

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 22:54 WIB
Srikandi Bandung Sukses Bawa Kopi Kamojang Mendunia
Eti Sumiati (Foto: Wisma Putra/detikcom)

Sekedar informasi, Wanoja Coffee ini merupakan salah satu mitra binaan UMKM Bank Indonesia (BI) Jawa Barat. Eti menyebut, BI sangat berperan untuk kemajuan Kelompok Tani Wanoja Coffee.

"Seiring berjalannya waktu, penjualan kopi Wanoja lebih pesat dan lebih besar. Kita dapat bantuan dari BI. BI yang fasilitasi, semuanya bisa lancar berkat BI," ujarnya.

Eti menuturkan, pada awal gelombang pandemi COVID-19 menghantam, bisnis kopi miliknya sempat tak stabil, bahkan mengalami penurunan. Karena dituntut persaingan bisnis, pihaknya pun memutar otak agar produk kopinya bisa dipasarkan.

Srikandi Bandung Sukses Bawa Kopi Kamojang MenduniaProduk kopi Wanoja Coffee. (Foto: Wisma Putra/detikcom)

Digitalisasi pun dilakukan, selain dijual secara offline, produk kopi Wanoja Coffee juga dijual di sejumlah marketplace. Hal ini dilakukan demi memberikan kemudahan kepada pelanggan kopinya. Dengan pola penjualan secara online, bisnisnya pun berangsur membaik.

Eti mengaku dibesarkan oleh BI, karena kelompok taninya didukung fasilitas dan peralatan yang harganya kurang lebih mencapai Rp 1 miliar. Di antaranya gedung, mesin huller, mesin sutton dan lainnya.

"Kita merasa dibesarkan sekali sama BI. Soalnya kita dibantu dengan alat-alat, yang biasanya kita sutton setiap panen nyuton ke teman-teman, ongkos gede banget, buat sopir, buat ongkos dan lainnya. Sekarang setelah kita diberikan mesin sutton mau siang, sore, malam kalau ada yang butuh bisa kita lakukan," ujarnya.

Usahanya di bidang kopi bukan sekadar bisnis belaka, melainkan ingin melakukan pemberdayaan terhadap warga, utamanya perempuan yang ada di kampungnya. Menurutnya, saat ini dari 25 karyawan di tempat produksi, 13 di antaranya merupakan perempuan dan dari 55 orang mitra petani Wanoja Coffee itu 18 orang perempuan.

Karena dirinya juga merupakan seorang perempuan, Eti ingin meningkatkan kesetaraan gander, utamanya dalam pembangunan bangsa dan negara. "Perempuan unik, fokus bekerjanya, penyabar, uniklah. Sabar, kekeluargaannya kelihatan, tingkat emosionalnya bisa cepat dekat dan kesetaraan gander soalnya gaji juga hampir sama dengan yang laki-laki. Juga memberdayakan masyarakat setempat," tutur Eti.

Keberadaan Wanoja Coffee ini memiliki misi melakukan konservasi lahan-lahan kritis yang sudah gundul akibat perambahan kawasan dan kembali ditanami pohon kopi. Proses konservasi ini bertujuan agar dapat menahan erosi, sehingga tidak ada lagi longsoran tanah dari wilayah hulu ke hilir, juga sebagai tempat cadangan air.

Srikandi Bandung Sukses Bawa Kopi Kamojang MenduniaEti Sumiati (Foto: Wisma Putra/detikcom)

Menurut Eti, sebelum banyak pohon kopi yang ditanam, erosi dari wilayah Ibun ke Majalaya kerap terjadi di musim penghujan. "Luas lahan yang ditanami kelompok tani sekitar 73 hektare dan saya 14 hektare. Kita berdiri tahun 2012, sejak itu kami masif melakukan penanaman pohon," katanya.

Produk kopi milik Wanoja Coffee merupakan satu dari 52 produk UMKM binaan BI Jabar. Produk-produk UMKM ini menerapkan konsep green economy dalam pengembangan produknya. Ini menjadi wujud concern BI Jabar terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan memperhatikan aspek pelestarian lingkungan.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT