Round-Up

Dendam Istri dan Aksi Keji Pembunuh Bayaran di Karawang

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Minggu, 07 Nov 2021 09:03 WIB
Pembunuh Bayaran di Karawang
Komplotan pembunuh bayaran. (Foto: Yuda Febrian Silitonga/detikcom)
Karawang -

Khairul Amin (54) tewas di tangan komplotan pembunuh bayaran. Bos rumah makan 'Sinar Minang' di Karawang tersebut mengalami sejumlah luka tusuk. Dendam sang istri yang berujung Khairul dihabisi lima pria.

Polisi menangkap NW (49), istri korban, serta AM alias Otong (25), H (39), BN (34), RN (33) dan MH (25). Polisi tengah memburu dua orang lainnya.

"Motifnya itu istri korban selaku otak perencanaan pembunuhan mengaku sakit hati atau dendam dengan perilaku korban juga ada wanita idaman lain (WIL) yang hadir," ucap Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, Sabtu (6/11).

Istri otaki pembunuhan bos rumah makan di Karawang.NW (49), istri korban. (Foto: Yuda Febrian Silitonga/detikcom)

NW mengotaki pembunuhan suaminya tersebut dengan menyewa pembunuh bayaran. Dia membuat perjanjian komplotan pembunuh bayaran tersebut dalam sebuah surat yang dilengkapi meterai Rp 10 ribu.

Ada enam pelaku yang menandatangani surat perjanjian tersebut. Mereka sejak September merencanakan membunuh Khairul Amin.

"Para pelaku mendapat mendapat bayaran yang nilainya bervariasi. NW memberikan Rp 10 juta kepada AM alias Otong untuk dibagikan kepada pelaku lain," kata Aldi.

Kemudian para pelaku mengeksekusi korban di dekat rumahnya di Jalan Jeruk Guro, Karawang, Rabu (27/10). Bos rumah makan tersebut tewas dengan luka tusuk di bawah ketiak, kepala dan tangan.

Polisi menyita barang bukti berupa telepon genggam tersangka, tiga sepeda motor dan dua senjata tajam. Enam pelaku itu diganjar Pasal 340 subsider Pasal 338 jo Pasal 556.

"Minimal 20 tahun kurungan penjara, maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup," ujar Aldi.

Tonton juga Video: Polisi Ungkap Peran 2 Pelaku dalam Pembunuhan Pria di Hutan Kota Bekasi

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)