Mukanya Melepuh Kena Air Panas, Warga Pandeglang Ini Butuh Bantuan

Mukanya Melepuh Kena Air Panas, Warga Pandeglang Ini Butuh Bantuan

Rifat Alhamidi - detikNews
Jumat, 05 Nov 2021 13:30 WIB
Warga Pandeglang wajahnya melepuh terkena air panas.
Warga Pandeglang wajahnya melepuh terkena air panas (Foto: Rifat Alhamidi/detikcom).
Pandeglang -

Nasib pilu dialami Muhaedi (53). Warga Kampung Kadu Gajah, Desa Cening, Kecamatan Cikedal, Pandeglang, Banten sekujur wajahnya melepuh lantaran terkena air panas yang sedang mendidih hingga membuatnya hanya bisa pasrah berbaring di rumah. Ia tak bisa berobat karena tak punya biaya.

Informasi yang dihimpun, peristiwa pilu ini terjadi pada Sabtu (30/10). Muhaedi saat itu bermaksud memasak air di tungku perapian tradisional di dalam rumahnya. Namun sialnya, dia malah tersungkur ke tempat perapian hingga mengakibatkan seluruh wajahnya terkena tumpahan air panas yang tengah mendidih.

"Mukanya melepuh, ke sini udah mau seminggu kang si Pak Muhaedi di rumah aja. Beliau enggak bisa berobat, enggak ada biaya," kata tetangga Muhaedi, Tb Rivaldi Hidayat saat berbincang dengan detikcom saat dihubungi di Pandeglang, Banten, Jumat (5/11/2021).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rivaldi juga turut mengirimkan foto kondisi terakhir Muhaedi. Saat dilihat, hampir di sekujur wajahnya sudah melepuh dengan warna kehitaman akibat terkena tumpahan air panas tersebut. Ia mengaku, saat ini Muhaedi hanya bisa berbaring lemas di rumahnya sembari menahan sakit yang dideritanya itu.

"Diobatin sekali doang pas kejadian, udah dari sana enggak ada diobatin. Makanya perbannya kan masih ada itu kang," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

"Mau dibawa ke rumah sakit enggak ada biaya. Sementara kan kondisinya tiap hari semakin memburuk, kalau dibawa ke puskesmas aja enggak cukup karena udah parah gitu kondisinya juga kang," ucapnya.

Muhaedi diketahui memiliki tiga orang anak yang kini sudah berpisah dan tinggal bersama keluarganya masing-masing. Kondisi ketiga anaknya pun sama-sama warga kurang mampu. Hingga akhirnya, warga sekitar berinisiatif untuk membantu bapak tiga anak ini supaya bisa segera dirujuk ke rumah sakit.

"Bantuan dari pemerintah belum ada, dari pihak desa juga enggak ada. Sekarang tetangga aja yang bantu, itu juga seadanya aja kang. Kalau buat dibawa ke rumah sakit, kami belum cukup ngumpulin uang untuk berobatnya," tuturnya.

Ia pun berharap Muhaedi bisa segera ditangani dan dibawa berobat ke rumah sakit di Pandeglang. Pasalnya, jika dibiarkan terlalu lama, Rivaldi khawatir kondisi bapak tiga anak itu akan semakin memburuk.

"Harus cepat dibawa ke rumah sakit soalnya kang. Kami pengennya minimal dari pihak desa langsung turun tangan, jangan dibiarin terlalu lama kayak gini," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Cikedal Iwan Kurniawan memastikan sudah menangani kondisi Muhaedi. Rencananya, Muhaedi akan segera dirujuk ke RSUD Pandeglang supaya bisa mendapat penanganan medis.

"Alhamdulillah sudah kami kunjungi hari ini. Pak Camat tadi juga hadir dan Insya Allah hari ini sudah bisa langsung dibawa ke rumah sakit," katanya saat dihubungi di Pandeglang.

(mso/mso)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads