Kasus DBD Meningkat, Bupati Ciamis Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan

Dadang Hermansyah - detikNews
Jumat, 05 Nov 2021 10:51 WIB
Mosquito sucking blood on a human hand
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Ciamis -

Kasus Demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Ciamis meningkat. Guna mencegah terjadinya kejadian luar biasa DBD, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengeluarkan surat edaran kesiapsiagaan antisipasi peningkatan kasus DBD dan Cikungunya saat musim hujan.

Surat edaran Nomor 440/1500-Dinkes/2021 tersebut disampaikan kepada para Camat, Kepala Desa dan Luar se-Kabupaten Ciamis.

Dalam edaran itu, Herdiat menyampaikan perlu dilakukan langkah-langkah kesiapsiagaan dalam mengantisipasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) oleh segenap jajaran Puskesmas dan Pemerintah setempat.

"Memperkuat pelaksanaan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) dengan melibatkan segenap anggota keluarga. Berperan sebagai Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di rumah masing-masing," ujar Herdiat.

Pemerintah desa dan masyarakat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Meliputi kegiatan menguras bak mandi, menutup penampung air dan mendaur ulang (3M), plus menghindari gigitan nyamuk.

"Lakukan kegiatan 3M Plus di lingkungan rumah, perkantoran, tempat kerja, sekolah, dan tempat-tempat umum," ungkapnya.

Herdiat menjelaskan dalam hal upaya pencegahan dan pengendalian DBD dan Chikungunya harus mengedepankan langkah-langkah preventif dan promotive dengan kemandirian masyarakat.

Penegakan diagnosis dini infeksi Dengue dapat dilakukan dengan Rapid Test Diagnostik (RDT) Antigen Dengue NS1 pada hari 1-5 demam di Puskesmas.

Setiap hasil positif dari pemeriksaan RDT Dengue NS1 harus i dilakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE). Pengendalian Vektor Dengue dilaksanakan oleh penghuni rumah dengan melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik dengan 3M Plus.

Sebelumnya, Kabid Kesmas Dinkes Ciamis Eni Rochaeni mengatakan pada dua bulan terakhir ini memang ada peningkatan kasus DBD di Kabupaten Ciamis. Maka dari itu ia mengimbau masyarakat agar turut serta melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dari Januari sampai 1 November 2021 tercatat ada 203 penderita DBD. Bahkan seorang diantaranya meninggal dunia.

"Penambahan kasus yang signifikan terjadi pada bulan September dan Oktober. Di bulan Agustus hanya 14 kasus, tapi di bulan September ditemukan 39 kasus atau terjadi kenaikan lebih dari dua kali lipat. Kemudian di bulan Oktober ada 50 kasus," pungkasnya.

(mud/mud)