Bencana Longsor-Puting Beliung Landa Jabar Hari Ini

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 02 Nov 2021 22:52 WIB
Dua rumah di Dago Bandung tertimbun longsor
Dua rumah di Dago Bandung tertimbun longsor. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat (BPBD Jabar) mencatat ada empat bencana yang terjadi pada Selasa (2/11/2021) hingga pukul 20.00 WIB. Bencana yang terjadi mulai dari longsor, puting beliung hingga banjir.

Pertama, longsor tebing setinggi 10 meter longsor akibat hujan deras di RT 03 RW 01, Jalan Ir. H. Djuanda, Kelurahan Dago, Kota Bandung Selasa dini hari.

Akibatnya, tiga rumah mengalami kerusakan parah. Penghuni rumah sudah dievakuasi ke tempat kerabatnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kejadian kedua menimpa satu unit bangunan Kantor Arsip Daerah dan Perpustakaan Kabupaten Subang. Bangunan milik pemerintah itu rusak akibat puting beliung. Beberapa mobil yang terparkir di sekitar lokasi kejadian pun terkena material bangunan yang roboh.

Berikutnya, longsor hampir mengubur satu unit rumah beserta lima penghuninya di Desa Pasanggrahan Baru, Kabupaten Sumedang. Material longsor juga menutup saluran irigasi sehingga terjadi banjir di sekitar lokasi bencana.

Peristiwa menonjol terakhir adalah angin puting beliung di Kampung Dukuh, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Satu unit rumah rusak sedang dan empat anggota keluarganya mengungsi.

"Korban jiwa (dari rangkaian peristiwa tersebut) nihil," ucap Kasie Kedaruratan BPBD Jabar Hadi Rahmat dalam keterangan yang diterima detikcom, Selasa (2/11) malam.

Sebelumnya, hasil monitoring BMKG terhadap perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia, diindikasikan terdapat potensi signifikansi dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya potensi belokan dan perlambatan angin yang dapat meningkatkan pola konvektifitas. Selain itu, diprediksi aktifnya fenomena MJO, aktifnya Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan, termasuk wilayah Jawa Barat dan Bandung Raya.

(bbn/bbn)