Polda Jabar Kebut Pemberkasan Kasus Pinjol Ilegal untuk Segera Disidangkan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sabtu, 30 Okt 2021 10:53 WIB
Pinjol Ilegal Sleman Dibongkar Polda Jabar
Polda Jabar bongkar Pinjol ilegal di Sleman/Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung -

Polda Jawa Barat masih melakukan pemberkasan kasus pinjaman online (pinjol) ilegal di Sleman yang memakan korban warga Jabar. Polisi berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar untuk tahap pelimpahan guna disidangkan.

"Bahwa kami sudah melakukan gelar perkara, kami sudah melakukan eksopose dengan Bapak Kajati Jabar untuk menentukan langkah selanjutnya dan percepatan berkas agar kasus ini segera disidangkan," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Arief Rachman kepada wartawan, Sabtu (30/10/2021).

Berdasarkan hasil koordinasi, kata Arief, pihak Kejati Jabar menjadikan kasus pinjol ilegal ini sebagai atensi. Sehingga, penanganan kasus ini rencananya akan melibatkan tim gabungan.

"Ada beberapa yang kami kerjasamakan dengan jajaran Aspidum Kajati Jabar, pertama melihat dimensi besarnya kasus ini, Bapak Kajati Jabar untuk membuat tim gabungan bahkan kami lihat ada lima jaksa utama di situ. Kedua, kita berpacu dengan waktu sehingga perlu akselerasi dan ketiga perlu ada pengembangan lainnya dan sudah kami dapatkan bahannya dari Bapak Kajati Jabar. Ini kolaborasi yang luar biasa untuk mempercepat proses penyelesaian kasus ini," tutur Arief.

"Sekarang sudah ekspose awal dengan Kajati Jabar, sangat jarang Bapak Kajati langsung turun tangan, karena ini atensi nasional bapak Kajati sendiri yang memimpin," kata Arief menambahkan.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat menggerebek kantor perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal. Sebanyak 86 orang debt collector diringkus.

Perusahaan pinjol ilegal yang digerebek Polda Jabar berada di sebuah ruko lantai 3 Jalan Prof Herman Yohanes, Sami rono, Caturnunggal, Kecamatan Depok, Kota Yogyakarta, DIY. Polisi menggerebek tempat tersebut pada Kamis (14/10/2021).

Total ada delapan tersangka yakni RSS direktur perusahaan, GT menjabat sebagai asisten manajer, AZ sebagai HRD, RS sebagai HRD, MZ sebagai IT support, EA team leader desk collection, EM sebagai team leader desk collection dan AB sebagai desk collection atau debt collector online.

Simak juga 'Puluhan Pegawai Pinjol Ilegal Sleman Digiring ke Polda Jabar':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/ern)