Geruduk Gedung DPRD Jabar, Mahasiswa Soroti Kinerja Jokowi-Ma'ruf

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 17:12 WIB
Mahasiswa di Bandung turun ke jalan menyoroti kinerja Jokowi
Mahasiswa di Bandung turun ke jalan menyoroti kinerja Jokowi (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Jawa Barat. Massa menyoroti kinerja Presiden Jokowi soal pendidikan.

Pantauan detikcom, Kamis (28/10/2021) akses Jalan Diponegoro ditutup oleh massa aksi. Sejumlah ban dibakar hingga menimbulkan kepulan asap.

Selain itu, sejumlah tuntutan aksi yang ditulis dalam sebuah spanduk dan kertas dipasang di depan pintu masuk wakil rakyat ini.

"#EVALUASI TOTAL JOKOWI," tulis tuntutan yang ditulis di dalam sebuah spanduk.

Sejumlah mahasiswa bergantian berorasi dan menyampaikan tuntutan nya. Salah satunya dalam mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo di bidang pendidikan.

"Hidup rakyat Indonesia, 93 tahun lalu pemuda berkumpul mengadakan kongres, hari ini kita berkumpul merasakan keresahan melihat oligarki," teriak Endang, salah satu orator yang merupakan mahasiswa UPI.

Mahasiswa menilai, pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin gagal berikan keadilan pendidikan bagi warganya. "Gagal berikan keadilan bagi bangsanya, hari ini masih ada siswa yang tidak melanjutkan sekolahnya, bahkan putus sekolahnya," ujarnya.

Mahasiswa juga menyinggung soal pemecatan pegawai KPK. Selain itu, mahasiswa juga merasa miris melihat gaji guru honorer yang tidak layak.

"Hari ini kita lihat guru honorer dapat gaji Rp 300 ribu, orang tua jual rumah demi anaknya kuliah, tapi ketika jadi guru mendapatkan gaji Rp 300 ribu," ujar Endang.

Tak hanya itu, mahasiswa juga menyinggung soal aparat kepolisian yang melakukan represifitas terhadap mahasiswa di Banten kasus pencabutan yang dilakukan oknum polisi.

"Kita masih lihat represifitas kepolisian, melakukan pencabulan. Kami meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk evaluasi kabinet Indonesia Maju," tegasnya.

Jika tidak mampu mengevaluasi, mahasiswa juga menuntut pemerintahan Joko Widodo mundur.

(wip/mud)