Jabar Banten Hari Ini: Kantor Kelurahan di Serang Jadi TPS-Bocah SD Diduga Dibunuh

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 19:32 WIB
Sampah kiriman Tangsel sengaja dibuang warga Serang ke kantor kecamatan dan kelurahan
Sampah kiriman Tangsel sengaja dibuang warga Serang di kantor kelurahan dan kecamatan (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom).

Ini Motif dan Lokasi Pria di Garut yang Dikubur Hidup-hidup

Maman (50) dikeroyok warga karena diduga mencuri sayuran. Setelah dikeroyok, dia kemudian dikubur hidup-hidup di kaki Gunung Cikuray.

Maman dikeroyok sekelompok orang pada Selasa (12/10). Saat itu, sekitar pukul 02.00 WIB, Maman tepergok warga hendak masuk ke salah satu gudang pertanian. Dia diduga hendak mencuri hasil tani warga.

"Para pelaku kemudian menangkap korban dan melakukan pengeroyokan," ujar Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Rabu (27/10/2021).

Maman babak-belur dihantam belasan orang. Ada yang menganiaya menggunakan tangan kosong, benda tumpul, hingga senjata tajam. Selagi sekarat, Maman digotong ramai-ramai.

Dia dibawa ke kawasan Blok Waspada, kaki Gunung Cikuray. Di sana, sejumlah pelaku menggali lubang dengan maksud hendak mengubur Maman. Lokasinya berada sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian.Maman dibungkus karung. Tubuhnya dimasukkan ke dalam lubang oleh para pelaku. Maman kembali dianiaya dan dikubur hidup-hidup.

"Saat itu, ada salah satu pelaku yang melihat korban masih bernyawa. Pelaku kemudian turun ke lubang dan menghabisi nyawa korban dengan luka sayatan di leher," kata Wirdhanto.

Cerita sadis pengeroyokan berujung kematian Maman kemudian terbongkar sekitar 10 hari kemudian. Setelah mendapat keterangan dari saksi dan sejumlah pelaku yang diamankan, polisi membongkar lubang tempat Maman dikubur.

JasadMaman kemudian dibawa keRSUD dr.Slamet. Sedangkan dalam kasus itu, polisi menetapkan 14 tersangka. Polisi menyita barang bukti berupa cangkul, golok dan batu.