Soal Dukungan Sosok Capres, PDIP Jabar Tunggu Instruksi Megawati

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 11:06 WIB
Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono
Ono Surono (Foto: Dony Indra Ramadhan)
Bandung -

DPD PDIP Jabar belum mengambil sikap terkait sosok yang akan diusung untuk Pilpres 2024. Pengurus masih menunggu instruksi dari Ketum PDIP Megawati Soekaroputri.

Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono mengatakan yang berhak menentukan capres atau cawapres yakni ketum. Pihaknya tidak akan mendeklarasikan dukungan sebelum ada instruksi pusat.

"Kita sudah punya aturan, calon presiden dan wakil presiden hak preogratif ibu ketua umum. Kita tidak akan ada deklarasi sebelum ibu ketua umum putuskan," kata Ono kepada detikcom di Bandung, Rabu (27/10/2021).

Saat disinggung juga terkait deklarasi Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024, Ono juga menilai deklarasi itu dilakukan oleh unsur masyarakat dan bukan oleh partai. Untuk calon dari PDI Perjuangan, kembali lagi ke Megawati.

"Itu kan tidak ada unsur dari partai, dari masyarakat dengan fenomena semua orang sudah berpikir 2024 ya mungkin karena mereka bukan kader partai bisa dianggap wajar, ini mah dinamika saja, siapapun bisa saja menyampaikan sikapnya, tapi yang jelas PDI Perjuangan menunggu keputusan ibu ketua umum," ungkapnya.

Saat disinggung soal kegaduhan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai capres, Ono kembali menegaskan jika yang memiliki kewenangan untuk menunjuk adalah ketum.

"Intinya kalau banteng itu, sebelum ada instruksi yang jelas mungkin dia bisa menumput kemana-mana, tapi kalau sudah ada instruksi dari ibu ketua umum jadi asa tanduknya satu barisan," tegasnya.

Ono memastikan, kader PDIP Jabar solid dan mengikuti arahan ketum untuk memilih capres dan cawapres.

"Di Jawa Barat belum melihat fenomena seperti Jawa Tengah dan di manapun ya, mudah-mudahan kader PDI Perjuangan Jabar tetap melihat kewenangan capres dan cawapres kewenangan ibu ketua umum sehingga mereka tidak bertindak di luar apa yang sudah diinstruksikan partai," tambahnya.

(wip/mud)