Soal Harga PCR Rp 300 Ribu, Ridwan Kamil: Kalau Bisa Lebih Murah

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 14:03 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubenrur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendukung Presiden Jokowi yang meminta harga tes PCR turun menjadi Rp 300 ribu. Menurutnya, biaya pengetesan yang lebih terjangkau, akan lebih meringankan masyarakat.

"Intinya harga harus semurah-murahnya, tapi pengamanan harus seaman-amannya. Kalau tanpa testing baik antigen atau PCR, kita ibaratnya terlalu gegabah, karena kita belum usai (pandemi), baru surut Covid-nya," ujar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (26/10/2021).

"Saya mendukung harga tes itu semurah-murahnya, kalau pak Jokowi mengarahkan di bawah 300 ribu itu akan lebih meringankan, kalau bisa lebih murah lagi," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

Selain lebih murah, Emil juga meminta agar hasil tes bisa keluar lebih cepat. Sebab, ia menilai bahwa warga yang melakukan perjalanan tak serta-merta melakukan rekreasi ke tempat wisata.

"Kedua jangan terlalu lama-lama, kasihan, kan tidak semua orang bepergian itu untuk wisata. Ada urgensi keluarga dan lain-lain. Mudah-mudah secepatnya ada ukuran baru pengetesan lebih murah. Tapi kewaspadaan tidak bisa ditawar-tawar," tutur Emil.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Presiden Jokowi memerintahkan harga tes PCR diturunkan. Selain itu, presiden juga menyebut masa berlaku PCR bagi penumpang pesawat menjadi 3x24 jam.

Dia mengatakan pemerintah mendapat banyak masukan dan kritik terkait kewajiban tes PCR untuk naik pesawat. Dia menjawab pertanyaan warga mengapa tes PCR menjadi syarat naik pesawat saat kasus Corona turun.

"Kebijakan PCR ini diberlakukan karena kami melihat risiko penyebaran semakin meningkat karena mobilitas penduduk meningkat pesat beberapa minggu terakhir," ucap Luhut.

Simak video 'Pro Kontra PCR Jadi Syarat Terbang':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)