Jabar Hari Ini: Aa Umbara Dituntut 7 Tahun-Sejoli di Tasik Tewas Luka Tembak

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 21:12 WIB
Sejoli Tewas di Tasikmalaya
Lokasi sejoli tewas dengan luka tembak di Tasik (Foto: Deden Rahadian)
Bandung -

Beragam peristiwa terjadi di Jabar hari ini. Mulai dari sejoli tewas tertembak di kamar kontrakan Tasikmalaya hingga Aa Umbara dituntut 7 tahun bui.

Luka Tembak Sebabkan Sejoli Tewas di Tasikmalaya

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Sejoli tewas di Tasikmalaya akibat luka tembak. Kapolres Tasikmalaya AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan wanita inisial W (42) diduga kuat tewas ditembak pria inisial S (56). Lalu, sang pria tersebut bunuh diri.

Sekadar diketahui, warga digegerkan penemuan mayat sejoli dalam kamar kontrakan di Dusun Cibodas Pasar, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (23/10). Polisi turun tangan menyelidiki kasus ini.

Jasad sejoli itu sudah diautopsi. Hasil autopsi ini yang mengungkap penyebab kematian dua orang tersebut.

"Berdasarkan hasil autopsi menyebutkan bahwa kemungkinan besar korban perempuan ditembak duluan. Kemudian yang lelaki menembakkan diri," ucap Aszhari hari ini.

Melalui serangkaian penyelidikan dan bukti autopsi, Aszhari memastikan tidak ada pihak ketiga yang turut terlibat dalam kejadian sejoli tewas ini. Polisi saat ini masih menelusuri asal-usul satu senjata api yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

"Tidak ada orang lain selain dari kedua orang tersebut. Dalam kasus ini korban (W) dan pelaku (S) meninggal dunia," tutur Aszhari.

Polisi masih mendalami penyelidikan soal hubungan W dan S. Termasuk menelusuri motif di balik kasus ini.

"Belum monitor, karena kepastian itu (senpi) sedang didalami oleh Polres (Tasikmalaya)," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dihubungi terpisah.