Pohon Besar Tumbang Timpa 2 Rumah Warga di Sumedang

Nur Azis - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 20:32 WIB
Sebuah pohon tumbang timpa dua rumah warga di Sumedang
Sebuah pohon tumbang timpa dua rumah warga di Sumedang (Foto: Nur Azis)
Sumedang -

Hujan deras disertai angin mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang hingga menimpa dua rumah warga di Desa Citali, Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Senin (25/10/2021) sore. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Dari pantauan detikcom di lokasi, pohon pete berukuran besar itu, tumbang menimpa rumah milik Suhara (55) dan Rukmana (50) setelah hujan deras disertai angin mengguyur kurang lebih selama 30 menit di wilayah tersebut.

Rumah milik Suhara yang dihuni oleh 4 orang jiwa itu pada bagian dapurnya rata dengan tanah. Sementara rumah Rukmana yang juga dihuni oleh 4 orang jiwa itu rusak pada bagian atap teras rumahnya.

Tati (48) istri dari Suhara yang menyaksikan kejadian itu, mengungkapkan pohon tersebut tumbang tidak lama setelah hujan deras disertai angin turun sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kejadiannya tidak lama pas hujan deras baru turun, saat itu saya baru keluar dari kamar mandi, terus saya ke ruang kamar tidur mau shalat," ungkapnya kepada detikcom.

Ia yang berada sendirian di dalam rumah tiba-tiba dikagetkan dengan bunyi keras di ruang dapur miliknya. ia pun kaget bukan kepalang setelah melihat ruangan tersebut sudah rata dengan tanah akibat tertimpa pohon besar tersebut.

"Untung ibu keburu keluar dari kamar mandi kalau tidak, ibu juga mungkin sedikit kena pecahan asbes kamar mandi karena pecah akibat getarannya," ujarnya

Mengetahui hal itu, Ia pun langsung lari keluar rumah mencari perlindungan dan pertolongan.

"Ibu langsung lari keluar rumah sambil teriak-teriak minta tolong," ujarnya.

Sementara pemilik rumah lainnya, Rukmana mengungkapkan saat kejadian ia bersama anaknya sedang menonton televisi. Namun tiba-tiba, ia dikagetkan dengan suara hantaman keras yang menimpa atap depan teras rumahnya.

"Pas mendengar itu saya langsung boyong anak saya ke belakang menyelamatkan diri," ungkapnya.

Tidak lama berselang, ia pun kaget setelah melihat bagian atap depan rumahnya telah rusak porak poranda akibat tertimpa oleh ranting-ranting pohon besar tersebut.

"Habis sudah bagian atap depan rumah saya," ujarnya.

Setelah kejadian itu, pemilik rumah dibantu warga bersama Babinsa setempat bergotong royong untuk mengevakuasi pohon besar yang telah menimpa rumah tersebut. Pohon besar tersebut akhirnya berhasil dievakuasi sekitar 2 jam lamanya.

Kedua pemilik rumah mengaku bersyukur karena saat kejadian tidak sampai menelan korban jiwa. Namun begitu keduanya mengaku masih sedikit trauma akibat kejadian tersebut.

(mud/mud)