HUT ke-9 Pangandaran di Tengah Defisit Anggaran Dampak Pandemi Corona

Faizal Amiruddin - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 13:32 WIB
Upacara peringatan HUT ke-9 Pangandaran
Upacara peringatan HUT ke-9 Pangandaran (Foto: Faizal Amiruddin)
Pangandaran -

Pemerintah Kabupaten Pangandaran genap berusia 9 tahun tepat hari ini, Senin (25/10/2021). Di balik usia ke-9 ini, Pangandaran tengah berjuang dari defisit anggaran dampak pandemi.

Daerah otonom paling bungsu di Jawa Barat tersebut terus berupaya berbenah mewujudkan visi Pangandaran juara menuju wisata berkelas dunia yang berpijak pada nilai karakter bangsa.

"Saya kira momentum hari jadi ini menjadi saat yang tepat bagi kita untuk bersyukur, melakukan evaluasi dan introspeksi sejauh mana perjalanan mewujudkan cita-cita pemekaran Pangandaran yang sudah dijabarkan dalam visi misi pembangunan," kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.

Selain itu Jeje juga mengatakan pemerintah dan segenap masyarakat Pangandaran untuk menghargai perjuangan para pendiri atau pejuang pemekaran Pangandaran.

"Bung Karno mengatakan Jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Apa yang kita capai hari ini adalah bagian dari masa lalu," kata Jeje.

Pangandaran Defisit Anggaran

Namun demikian di balik peringatan ulang tahunnya yang ke-9, saat ini Pangandaran sedang menghadapi situasi permasalahan yang cukup krusial.

Kondisi fiskal APBD Pangandaran sedang dalam kondisi defisit. Situasi 'tekor' anggaran ini merupakan imbas dari penanganan dan penanggulangan pandemi COVID-19.

Jeje sendiri mengakui hal tersebut, kondisi keuangan APBD sedang tidak baik-baik saja. Banyak realisasi program atau kegiatan yang terhambat akibat tak memiliki anggaran.

"Pandemi memang telah memberatkan kondisi fiskal Pangandaran. Beberapa program yang sudah direncanakan di awal tahun, tidak bisa berjalan dengan baik," kata Jeje.