Pemkab Pangandaran Sambut Baik Rencana Pembangunan Jabar Selatan

Faizal Amiruddin - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 15:47 WIB
Bupati Pangandaran ancam kades yang tak ikuti aturan PPKM Darurat
Bupati Pangandaran (Foto: Faizal Amiruddin/detikcom).
Pangandaran -

Rencana induk percepatan pembangunan Jawa Barat Selatan yang telah tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tahun 2021 disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Bagaimana tidak, dalam Perpres 87/2021 tentang percepatan pembangunan kawasan Rebana dan Jabar Selatan itu, Pangandaran mendapatkan 20 item rencana pembangunan yang sangat strategis dan selama ini didambakan oleh masyarakat.

Bahkan beberapa di antaranya adalah proyek besar yang memiliki dampak besar bagi kemajuan Kabupaten Pangandaran. Misalnya rencana reaktivasi jalur KA Banjar-Cijulang yang direncanakan memakan biaya Rp 3 triliun dan ditargetkan selesai pada 2030. Kemudian ada rencana proyek pengembangan Bandara Nusawiru, pembangunan terminal bus tipe A dan lainnya.

"Tentu ini menjadi sebuah keuntungan bagi Kabupaten Pangandaran, rencana pembangunan-pembangunan tersebut akan sangat berpengaruh terhadap kemajuan Kabupaten Pangandaran, umumnya kawasan Jabar Selatan," kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Jumat (22/10/2021).

Jeje optimistis rencana itu akan benar-benar direalisasikan, karena sudah tertuang dalam Peraturan Presiden. Sehingga rencana-rencana pembangunan itu akan menjadi prioritas pembangunan dalam beberapa tahun ke depan.

"Kalau sudah jadi Perpres, optimis jadi. Karena rencana ini pasti didukung oleh APBN dan APBD Provinsi," kata Jeje.

Terkait kondisi fiskal negara yang terganggu imbas pandemi COVID-19, Jeje mengatakan hal itu tak jadi persoalan. "Perpres ini kan disusun di saat masa pandemi. Artinya sudah diperhitungkan dengan matang dan variabel dampak pandemi pasti sudah diperhitungkan," kata Jeje.

Disamping itu, mengenai adanya agenda kenduri demokrasi nasional di tahun 2024 yang memungkinkan adanya perubahan atas Perpres tersebut, Jeje mengatakan agenda Pemilu atau pergantian kepemimpinan tidak akan mempengaruhi rencana itu. Karena rencana induk ini merupakan rencana pembangunan yang sudah disepakati urgensi dan manfaatnya bagi pembangunan di Jawa Barat.

"Ya termasuk Bupati Pangandaran juga akan ganti. Tapi rencana ini telah dikaji urgensinya, jadi siapa pun yang memimpin nanti, pasti sepakat bahwa rencana ini harus direalisasikan," kata Jeje.

Dikutip dari Perpres Nomor 87/2021, berikut proyek-proyek yang akan dihelat di Kabupaten Pangandaran atau memiliki dampak positif bagi Pangandaran.

1. Pembangunan jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap Segmen 2 (Tasikmalaya-Cilacap)

2. Pembangunan dan peningkatan jalur tengah selatan (JTS) Jawa Barat (segmen timur)

3. Pelebaran jalan lingkar tengah Pangandaran

4. Pelebaran jalan akses pelabuhan Pangandaran

5. Reaktivasi rel KA Banjar-Cijulang

6. Pembangunan terminal bus tipe A Pangandaran

7. Pengembangan Bandara Nusawiru Kec. Cijulang Pangandaran

8. Pembangunan tempat pemrosesan sampah akhir Bojongsari Kec. Padaherang Pangandaran

9. Pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) Perkotaan Pangandaran

10. Pembangunan instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) Purbahayu Pangandaran.

11. Penanganan banjir di Kecamatan Parigi, Sidamulih dan Padaherang Kabupaten Pangandaran.

12. Pembangunan breakwater (pemecah ombak) di pantai timur Pangandaran.

13. Pembangunan daerah irigasi baru di Kecamatan Parigi Pangandaran.

14. Pembangunan Desa Digital

15. Pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Batukaras Pangandaran

16. Pengembangan kawasan tambak udang Pangandaran.

17. Pengadaan sarana penangkap ikan

18. Pengembangan destinasi wisata budaya Cikalong, pantai Madasari dan geopark Pangandaran

19. Pengembangan Desa Wisata

20. Pembangunan creative center

(mso/mso)