Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, Begini Analisis BMKG

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 08:38 WIB
Seismograph with paper in action and earthquake - 3D Rendering
Ilustrasi gempa (Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)
Bandung -

Gempa mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Sukabumi pada Kamis (21/10/2021) dini hari berasal dari aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hal itu dikatakan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung Teguh Rahayu.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia," ujar Rahayu dalam keterangan yang diterima detikcom.

Ia menjelaskan, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kabupaten Sukabumi dengan skala intensitas II MMI atau getarannya bisa dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda ringan yang digantung bergoyang.

Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. "Gempa Bumi Susulan hingga pukul 02.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," ujarnya.

Berdasarkan penuturan warga, gempa berkekuatan M 4,1 yang terletak di laut ini, cukup terasa di Kecamatan Simpenan dan Pajampangan. "Yang tidur pun terbangun," ujar Rudi salah seorang warga.

(yum/bbn)