Polisi Masih Buru Sopir Truk yang Tewaskan Bos Indomaret di Tol Cipularang

Dian Firmansyah - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 15:30 WIB
Kecelakaan tol Cipularang KM 91
Kecelakaan yang menewaskan direktur Indomaret (Foto: dok. Istimewa)
Purwakarta -

Polisi masih memburu sopir truk yang menewaskan Direktur Indomaret, Ian Bastian (64) di Tol Cipularang KM 91 Purwakarta pada Sabtu (16/10/2021) lalu

Saat ini tim masih mengumpulkan barang bukti dan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Namun sopir truk maut yang membawa ribuan botol air mineral nopol B-9318-JIY itu masih di buru oleh petugas, pasalnya pasca kecelakaan sopir tersebut belum diketahui keberadaan nya hingga saat ini.

"Sopir kontainer masih dalam proses pencarian hingga hari ini. Dia (sopir) waktu kejadian enggak tau menyelamatkan diri kemudian berobat ke klinik atau memang melarikan diri. Kita hubungi juga tidak bisa karena handphone ada di kami ditemukan di lokasi," ungkap Kanit Laka Polres Purwakarta Ipda Jamal Nasir melalui sambungan telepon dengan detikcom, Senin (18/10/2021).

Jamal Nasir menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan truk atau air mineral yang di bawanya itu, identitas sopir itu pun sudah di tangan petugas.

"Identitasnya sudah ada, pihak perusahaan truk juga sudah datang ke rumahnya namun belum ketemu dengan sopir itu," katanya.

Masih kata Jamsir sapaan hangatnya, pihak perusahaan tempat sopir bekerja sejauh ini kooperatif dan diharapkan yang bersangkutan dapat segera diketahui keberadaan nya, agar dapat segera dilakukan pemeriksaan.

Sebelumnya diketahui, kecelakaan yang melibatkan truk kontainer bermuatan ribuan botol air mineral terguling menimpa minibus di jalur tol Cipularang, KM 91.200, wilayah Sukatani, Purwakarta, dalam kecelakaan itu satu orang yakni sopir minibus tewas terjepit badan kendaraan dan tujuh lainnya luka-luka.

Kecelakaan itu sempat membuat lumpuh jalur tol selama hampir tiga jam, akibatnya arus lalu lintas macet panjang. Setelah tiga jam proses evakuasi, arus lalu dibuka normal oleh petugas.

(mud/mud)