Jejak Sesajen di Pohon 'Raksasa' Tumbang di Jalan Tamansari Bandung

Wisma Putra - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 14:25 WIB
Pohon tumbang di Bandung.
Foto: Pohon tumbang di Bandung (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Pohon angsana raksasa setinggi sekitar 20 meter tumbang di Jalan Tamansari, Kota Bandung. Pohon itu tumbang diduga karena dimakan usia.

Selain insiden tersebut, ada cerita lain yang mewarnai tumbangnya pohon yang diperkirakan sudah berusia lima puluh tahun itu. Para petugas Gober Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong kerap menemukan sesajen di bawah pohon tersebut.

Bana Robana (66), salah seorang petugas Gober mengaku sering menemukan sesajen di bawah pohon tua itu. Karena mengotori pedestrian di Jalan tersebut, sesajen itu selalu dibersihkan oleh Bana bersama petugas Gober lainnya.

"Sok mendakan susuguh (suka menemukan sesajen)," kata Bana kepada detikcom di lokasi kejadian pohon tumbang, Senin (18/10/2021).

Bana menyebut, sesajen itu kerap disimpan oleh orang tidak dikenal di malam Jumat. "Malam Jumat aja, pas paginya saya bersihkan," ujarnya Bana.

Bana tidak mengetahui siapa yang menyimpan sesajen di bawah pohon angsana itu. Ia hanya bertugas untuk membersihkan saja.

"Enggak tahu, tahu ada bekasnya dan saya tahunya hanya bersihkan saja," ungkapnya.

Beragam makanan ditemukan di dalam tempat sesajen itu. "Ada kopi, makanan ringan kampung, singkong yang kaya gitu," ujarnya.

Bana mengatakan, pohon yang tumbang ini merupakan pohon paling besar yang ada di Jalan Tamansari. Tak jarang, ada saja orang yang menganggap pohon ini memiliki daya tarik magis tersendiri.

"Ini pohon paling besar, kalau tujuan menyimpan sesajen di sini enggak tahu ya," paparnya.

Dari kabar yang beredar, pohon ini berusia sekitar 50 tahun. Bana menyebut, jika pohon raksasa itu sudah ada sejak zaman Presiden Sokarno.

"Ini pohon sudah tua, sejak zaman Pak Karno juga sudah ada, bahkan Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) juga namanya belum Batan masih reaktor atom," ujarnya.

"Bahkan pas kebun binatang namanya Derenten juga sudah ada," ucapnya.

Bana mengaku bersyukur tidak ada korban atas tumbangnya pohon raksasa ini. Sebelumnya, saat pohon besar didepan Kantor Diskominfo memakan korban jiwa, pengendara mobil dan mobilnya tertimpa pohon.

"Alhamdulillah enggak ada korban, tadi jalanan sepi, kalau kemarin duh enggak kebayang, apalagi jalan ini padet banget banyak yang liburan," pungkasnya.

(wip/mso)