Ditanya Soal Jadi Presiden, Sandiaga Uno: Mimpi Aja Nggak Berani

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 13:25 WIB
Sandiaga Uno saat menyambangi berbagai desa wisata di Jawa Tengah.
Sandiaga Uno (Foto: Kemenparekraf)
Bandung -

Sandiaga Uno digadang-gadang menjadi salah satu kandidat capres yang potensial dalam Pemilu 2024. Namun, Sandiaga mengaku jangankan menjadi orang nomor satu di Indonesia, memimpikannya saja ia tidak berani.

Pernyataan itu muncul usai Sandiaga meresmikan Creative Restart Hotel (Cartel) di Bandung, Senin (18/10/2021). Ketika itu, Sandiaga didatangi wartawan sambil memakan sepotong Roti Mimpi, yang merupakan produk UMKM. Ia kemudian berceloteh tentang mimpi yang ia dapat usai mengudap roti tersebut.

"Semalam saya bermimpi, didatangi oleh pelaku UMKM. Mereka protes, kenapa pariwisata belum dibuka," kelakar Sandiaga.

Kemudian, wartawan pun menimpali cerita Sandiaga, dengan pertanyaan apakah ia juga pernah bermimpi menjadi presiden."Mimpi aja enggak berani kalau itu," ujar Sandiaga sambil tersenyum.

Sebelumnya, muncul pergerakan 'Relawan Kawan Sandi', kelompok gabungan masyarakat hingga tokoh agama di Lombok mendeklarasikan Sandiaga sebagai capres 2024.

Ketua Relawan Kawan Sandi (RKS) wilayah Lombok, Ahmad Roji, menyampaikan deklarasi tersebut didukung segenap masyarakat yang ada di empat kabupaten dan satu kota di Pulau Lombok. Roji menyebut mereka yang terlibat deklarasi mulai pengusaha muda, masyarakat tokoh adat, hingga tokoh agama.

"Kita adakan di pasar umum, pasar tradisional. Kita kemarin jujur saja seluruh potensi dan talenta yang ada kita koordinir. Dari Lombok Utara, Lombok Barat, Mataram, dan Lombok Timur, Lombok Tengah, untuk ajak gabung ke sini," kata Roji di Pasar Masbagik, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (26/9/2021).

Berdasarkan rilis survei dari Indostrategic, survei elektabilitas capres 2024 pada Agustus 2021, nama Sandiaga masih berada di urutan lima besar.

Dalam survei yang dilakukan pada 23 Maret-1 Juni 2021 dengan total responden 2.400 responden, ini Sandiaga mengantongi elektabilitas 6,8%. Ia masih berada di bawah Prabowo Subianto (17,5%), Anies Baswedan (17,0%), Ganjar Pranowo (8,1%) dan Ridwan Kamil (7,0%).

(yum/mud)