Ini Cerita Lengkap Wisatawan yang Digetok Tarif Parkir Rp 150 Ribu di Lembang

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 15:19 WIB
Getok tarif parkir hingga Rp 150 ribu di Lembang.
Foto: Oknum warga yang getok tarif parkir hingga Rp 150 ribu kepada wisatawan di Lembang (Tangkapan layar video viral).
Bandung Barat -

Pariwisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tercoreng oleh ulah tiga oknum warga yang melakukan aksi getok tarif parkir terhadap rombongan wisatawan dari luar daerah.

Aksi getok tarif parkir yang dilakukan KA (29), MJ (23), dan YC (41) itu viral di media sosial. Dalam keterangannya, rombongan wisatawan asal Lamongan yang baru selesai berwisata diminta membayar parkir bus seharga Rp 150 ribu.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @infobdgbaratcimahi memperlihatkan suasana jalan di kawasan Lembang. Selain itu terlihat juga oknum warga yang diduga melakukan getok tarif parkir kepada wisatawan.

Dalam unggahan tersebut terdengar suara seorang pria yang merekam video. Dia menjelaskan soal tarif parkir yang dibebankan.

"Ok guys izin melaporkan masih ada beberapa parkiran di kawasan Farmhouse Lembang dengan tarif Rp 150 ribu, nah yah. Nah ya yang mau daerah sini di bawah Farmhouse. Thank you," ucap pria tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Lembang Ipda Yana Suryana menjelaskan peristiwa itu bermula ketika dua bus yang mengangkut wisatawan dari Lamongan hendak berwisata ke salah satu objek wisata di Lembang. Lantaran parkir objek wisata sudah penuh mereka diarahkan mencari parkir di lokasi lain.

"Ada dua bus masuk area parkir wisata tapi penuh kemudian ada yang menggiring ke lahan kosong tempat parkir liar oleh warga dan parkir lah di sana," tutur Yana kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Yana mengatakan saat hendak pulang usai berwisata, pihak travel yang membawa rombongan tersebut kaget tatkala ditagih tarif parkir sebesar Rp 150 ribu padahal biasanya tak pernah semahal itu.

"Sempat ada tawar-menawar antara pengelola parkir sama pihak travel. Tapi travel akhirnya menyerah dan membayar uang parkir Rp 150 ribu per bus," ucap Yana.

Warga tersebut memang memberikan karcis parkir pada rombongan wisatawan tersebut. Namun karcis parkir itu juga merupakan sisa dari karcis parkir yang pernah mereka gunakan tahun 2019 lalu.

"Karena pihak bus minta karcis buat bukti ke travelnya, di situ tertulis harganya Rp 150 ribu. Tapi karcis ini juga sisa yang tahun 2019," terang Yana.

Kini tiga orang oknum warga itu sudah diamankan dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Namun kasus tak berlanjut lantaran kedua pihak sudah menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

Lihat juga video 'Catat! Ini Daftar Lokasi Parkir Motor Rp 18.000 Sejam':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)