Komunitas Sejarah Desak Pemkab Cianjur Ganti Nama Jalan yang Salah

Ismet Selamet - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 13:23 WIB
Nama jalan di Cianjur yang dinilai salah.
Foto: Nama jalan di Cianjur yang dinilai salah (Ismet Slamet/detikcom).
Cianjur -

Komunitas sejarah di Kabupaten Cianjur mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memperbaiki nama jalan yang salah. Salah satunya Jalan A Sucipta yang seharusnya bernamakan jalan pahlawan lokal Asmin Soetjipta.

Pengamat sejarah sekaligus Founder Komunitas Sejarah D'Bring Cianjur Hendi Jo, mengatakan Asmin Soetjipta merupakan pahlawan yang banyak melakukan pergerakan untuk kemerdekaan. Bahkan sosok guru yang juga dikenal sebagai sniper legendaris asal Cisarandi Kecamatan Warungkondang tersebut menjadi salah satu tokoh yang paling dicari oleh penjajah.

Menurutnya, nama Asmi Soetjipta sempat diabadikan namanya sebagai nama jalan di kawasan perkotaan Cianjur, tepatnya di depan Kantor PUPR Cianjur. Sayangnya nama jalan tersebut sempat keliru belakangan ini, Jalan A Sucipta yang seharusnya Asmin Sucipta malah disebut sebagai Jalan Adi Sucipta.

"Ada kekeliruan penamaan jalan yang mestinya Asmin. Karena sempat ditulis hanya A Soetjipta atau A Sucipta," kata dia, Senin (11/10/2021).

Menurutnya para penggiat dan komunitas sejarah terus memperjuangkan nama jalan tersebut kembali sebagai Asmin Soetjipta. Bahkan beberapa waktu lalu, Historika membangun tugu informasi yang menjelaskan perjuangan pahlawan yang namanya tertera di jalan tersebut.

"Monumen yang belum lama ini dibangun, menjadi sarana edukasi dan pelurusan sejarah di Cianjur sendiri kan ada pahlawan yang namanya Asmin Sucipta, tapi pada nama jalannya menjadi Adi Sucipta. Memang pada awalnya hanya ditulis A Sucipta, tapi dengan adanya monumen tersebut bisa meluruskan sejarah yang ada," kata dia.

"Tapi kami juga mendorong agar secepatnya nama jalan tersebut bisa diperbaiki menjadi nama pahlawan Cianjur Asmin Soetjipta," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan pihaknya akan mempelajari terkait nama jalan tersebut. Jika terjadi kesalahan, Pemkab akan melakukan perubahan.

"Nanti dilihat benar atau tidaknya, kalau sudah sesuai ya dilanjutkan tapi kalau ada kekeliruan segera diperbaiki," ujarnya.

(mso/mso)