Ridwan Kamil Ajak 5 Pemuda Kampung Yoboi Papua ke Bandung

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 02 Okt 2021 21:55 WIB
Ridwan Kamil ajak pemuda Kampung Yoboi Papua ke Bandung
Foto: Yudha Maulana
Jayapura -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambangi Kampung wisata Yoboi, Sentani, Jayapura, Provinsi Papua dalam kunjungan kerjanya, Sabtu (2/10/2021).

Kampung Yoboi sendiri merupakan salah satu dari 50 desa yang masuk dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Kampung ini berada di tepi Danau Sentani.

Dalam kunjungannya, pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengajak lima orang perwakilan Kampung Yoboi ke Bandung. Mereka akan diberi pelatihan untuk mengembangkan kampung wisata Yoboi.

"Ternyata Ketua adatnya alumnus STKS Bandung tinggal 5 tahun di Bandung jadi sangat cinta Jabar, juga Bandung. Memvisikan kampung Yoboi sebagai kampung wisata berkelanjutan sustainable," kata Kang Emil.

Pembekalan itu yakni mulai dari pelatihan membuat sepatu dari eceng gondok, mengolah bambu menjadi produk kriya hingga belajar hidroponik di Lembang. "Ilmu pengetahuan pangan dan berkelanjutan akan kita berikan kepada anak muda mereka pulang membawa kampung itu naik kelas," katanya.

"Kemudian juga kita akan menjadikan mereka salah satu desa binaan melalui orang Papua yang pernah bersekolah di Bandung di sini namanya alumni Bandung. Orang Papua yang pernah sekolah di Jabar dinamakan alumni Bandung," katanya.

Kang Emil juga akan menyiapkan rancangan untuk menunjang pariwisata di Yoboi. Permintaan itu datang dari kepala adat setempat dan Sekda Jayapura. "Mereka minta tolong tambahi desain untuk menguatkan pariwisata seperti Sorong, aaya bikin sketsa dan akan carikan bantuan dukungan untuk pembangunannya," kata Kang Emil.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jabar Dedi Taufik mengatakan, Papua dan Jawa Barat memiliki daya tarik pariwisata yang mirip. Mulai dari ragam wisata budaya hingga alam.

"Bu sekda (Jayapura) dengan ketua adat Yoboi inginnada peningkatan SDM. Ditangkap pak gubernur supaya ada kerjasama di bidang pariwisata dan SDM. Nanti orang di Yoboi akan dibina di Jabar untuk meningkatkan desa wisata," ujar Dedi Taufik.

Pihaknya pun akan merancang MOU untuk menindaklanjuti kerjasama tersebut. Bukan tak mungkin, ujar Dedi, akan ada kerjasama saling menguntungkan antara Jabar dan Papua.

"Saya pikir kita contoh di Sorong sudah ada tandatangan MOU kaitan di bidang kepariwisataan," tutur Dedi.

"Orang Papua menikmati kepariwisataan alam di Jabar, dan orang Jabar menikmati kepariwisataan Papua," katanya.

Di luar itu, Dedi juga mengatakan saat ini pihaknya tengah mengembangkan 215 desa wisata di Jabar. "Tulang punggung ekonomi ada di kebangkitan desa," katanya.

(yum/ern)