Jabar Hari Ini: Menantu Penjarakan Mertua-Pejabat Dinsos Tilap Bantuan Kebakaran

ADVERTISEMENT

Jabar Hari Ini: Menantu Penjarakan Mertua-Pejabat Dinsos Tilap Bantuan Kebakaran

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 21:11 WIB
Kuasa hukum pria lansia di Bandung yang dipenjarakan menantu
Kuasa hukum pria lansia yang dipenjarakan menantu (Foto: Dony Indra Ramadhan)

Pejabat Dinsos Tilap Duit Bantuan Korban Kebakaran

ET, seorang ASN yang bekerja di lingkungan Pemkab Lebak, Banten nekat menilap uang bantuan korban kebakaran senilai Rp 341 juta. Ulahnya itu baru terbongkar setelah diadukan oleh korban terdampak kebakaran.

Informasi yang dihimpun, uang ratusan juta itu tadinya disiapkan Pemkab Lebak untuk membantu korban kebakaran yang terjadi pada Februari hingga Maret lalu. ET yang menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Sosial diketahui bertugas mengurus semua administrasi pencairan dana tersebut yang berasal dari anggaran tak terduga APBD Lebak 2021.

Namun ternyata, usai kejadian uang itu tak pernah disalurkan kepada korban yang terdampak kebakaran tersebut. Ulah ET pun terbongkar setelah diadukan masyarakat di wilayah Curugbitung, Lebak pada pekan kemarin.

"Ya betul, kejadiannya memang seperti itu (uang bantuan korban kebakaran ditilap ET). Kita dalami informasi tersebut dan lakukan investigasi ke lapangan, ternyata benar uang yang disalurkan tidak sesuai dengan nilai bantuan dari pemerintah daerah. Walaupun yang Curugbitung itu sudah selesai urusannya," kata Kadinsos Lebak Eka Darmana kepada detikcom saat dikonfirmasi di Lebak, Banten, Kamis (30/9/2021).

Eka memastikan sudah menginterogasi ET atas kelakuannya tersebut. Dari hasil pemeriksaan, ET mengakui semua perbuatannya. Namun, Eka tak mau menyebut apa motif yang mendasari anak buahnya itu hingga tega menilap uang bantuan bagi korban kebakaran di Lebak.

"Yang jelas, tadinya dia janji akan mengganti uang yang telah diambilnya itu sebelum lebaran haji kemarin. Tapi sampai sekarang enggak ada kejelasan, karena itu setelah konsultasi ke Pak Sekda dan Bupati, saya langsung laporkan ET ke Inspektorat," ungkap Eka.

Selain itu, kelakuan ET juga ikut terbongkar pernah menilap uang bantuan kebencanaan yang terjadi di tiga kecamatan lainnya. Di antaranya di Kecamatan Cigemlong, Cikulur dan Cibeber, Lebak, Banten.

"Setelah ditelusuri, ternyata bantuan tidak terduga korban bencana di Cigemblong, Cikulur, dan Cibeber juga tidak disalurkan ET. Total dananya yang enggak disalurkan itu mencapai Rp341 juta. Sekarang dia sudah diperiksa sama inspektorat, semoga pemeriksaannya cepat selesai," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan,detikcom masih mencoba meminta konfirmasi dari ET. Saat dihubungi pada pukul 15.00 WIB, nomor telepon ET dalam kondisi tidak aktif.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT