Hati-hati! Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah

ADVERTISEMENT

Hati-hati! Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah

Rifat Alhamidi - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 17:39 WIB
Penipuan yang catut nama bupati pandeglang
Foto: Istimewa
Pandeglang -

Nama Bupati Pandeglang Irna Narulita dicatut dan digunakan untuk melakukan penipuan. Si penipu menggunakan nomor WhatsApp 083122955675 untuk mengincar korbannya.

Dalam menjalankan aksi penipuannya, si penipu mengirim pesan kepada para pemilik yayasan atau lembaga pendidikan di Pandeglang dengan menjanjikan akan memberikan dana hibah dari pemerintah daerah. Untuk membuat korbannya percaya, akun WhatsApp ini juga memasang foto Irna Narulita.

"Baru tadi pagi ketahuan, itu juga dari laporan masyarakat. Modusnya itu seolah-olah pake WA-nya bupati terus nawarin hibah ke yayasan sama lembaga pendidikan, ujung-ujungnya minta setoran fee berapa persen," kata Kabag Humas Setda Pandeglang Nandar Suptandar saat berbincang dengan detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (28/9/2021).

Nandar mengatakan, penipuan dengan mencatut nama Bupati Pandeglang ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, penipu juga melancarkan aksinya dengan modus yang sama dan menawarkan hibah kepada yayasan hingga lembaga pendidikan di Pandeglang.

"Ini udah kedua kalinya, modusnya juga sama gitu. Tapi memang sudah meresahkan, untungnya memang belum sampai ada korban," ujar pria yang meniti karirnya sebagai wartawan di media lokal itu sebelum dilantik menjadi ASN.

Meski belum ada korban, Nandar pun sudah mengantisipasi dengan menyebar nomor oknum penipu tersebut hingga ke media sosial resmi milik Pemkab Pandeglang. Ia bahkan menjamin akan memberikan pendampingan hukum jika ada korban yang tertipu oleh oknum yang mencatut Irna Narulita tersebut.

"Makanya kita imbau nih, kalau ada korbannya kita siap dampingi. Karena memang mekanisme pemberian hibah juga enggak seperti itu, ada prosesnya. Enggak ujug-ujug bisa dapet apalagi harus ada setoran dulu, enggak seperti itu," pungkasnya.

Lihat juga video 'Kronologi Penangkapan Napi Catut Nama Menlu, Tipu Korban di 17 Negara':

[Gambas:Video 20detik]



(ern/ern)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT