Jabar Hari Ini: Gugatan Warga Korban Banjir Ditolak-Anggota Ormas Tewas Dikeroyok

Tim detikcom - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 21:06 WIB
Pemakaman korban bentrok ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi.
Anggota ormas tewas dikeroyok (Foto: Istimewa)

Heboh Oknum Sekdes Pamer Miras Saat Live Facebook

Seorang pria yang merupakan oknum perangkat desa di Pandeglang, Banten baru-baru hangat diperbincangkan oleh publik. Pasalnya, ia nekat memamerkan botol minuman keras (miras) secara live lewat medsos Facebook milik pribadi.

Video berdurasi 31.34 menit itu pun akhirnya viral di media sosial. Belakangan diketahui, pria tersebut berinisial JRK dan menjabat sebagai sekretaris desa di wilayah Kecamatan Cibaliung, Pandeglang, Banten. Video yang memamerkan miras itu ia bagikan di akun Facebooknya @Zhe Mocha pada Sabtu (25/9) kemarin.

Dilihat detikcom pagi tadi, cuplikan sang oknum sekdes sedang memamerkan botol miras terlihat pada durasi 24.30 sampai 24.35 menit. Bahkan pada menit 25.21 sampai menit 25.25, ia terlihat sedang menenggak minuman yang dituangkan ke dalam sebuah gelas yang diduga merupakan isi dari botol miras tersebut sembari asyik berkaraoke bersama dua rekan prianya di sebuah rumah.

Wartawan pun mencoba mengkonfirmasi kepada sang oknum sekdes itu via pesan singkat dan telepon, Senin (27/9) pukul 12.00 WIB. Namun, pesan Whatsapp dan telepon tersebut belum direspons.

Tak lama, tepatnya setengah jam kemudian, sang oknum sekdes ini akhirnya membalas pesan singkat wartawan. Ia pun berjanji akan menelepon kembali ke nomor wartawan begitu mengetahui videonya yang memamerkan miras viral di media sosial.

"Waalaikumsalam, kang. Hapunten, kin abdi nelpon balik nya (Mohon maaf, nanti saya nelpon balik yah)," katanya melalui pesan singkat Whatsapp.

Setelah membalas pesan wartawan, video sang oknum sekdes itu pun hilang di media sosial. JRK diketahui sudah menghapus video tersebut dan tidak bisa diakses kembali oleh publik di akun medsosnya @Zhe Mocha.

Saat dikonfirmasi, Pjs Kepala Desa di tempat kerja JRK bernama Budi Rahayu membenarkan jika oknum yang viral di medsos itu berstatus sebagai sekretaris desa. Budi pun telah mengetahui video yang viral itu dan akan segera meminta klarifikasi dari JRK.

"Iyah benar, dia statusnya sekdes kang. Udah lama ngejabatnya," katanya saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon seluler.

Budi mengaku belum bisa memberikan keputusan apapun terkait ulah JRK. Pasalnya, perlu meminta klarifikasi terlebih dahulu dari sang oknum sekdes tersebut atas videonya yang memamerkan miras hingga viral di media sosial.

"Saya kan baru beberapa hari menjabat di desa, jadi saya belum tahu betul permasalahannya. Nanti saya klarifikasi dulu ke orangnya betul enggak begitu. Saya belum bisa memberikan jawaban takutnya salah, makanya perlu konfirmasi dulu ke orangnya," ujarnya.


(mud/mud)