Pembunuh Wanita Pemandu Lagu di Bogor Mulai Mengerucut

M Solihin - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 13:15 WIB
Polisi memburu pemilik mobil yang berisi mayat wanita terbungkus plastik di Bogor
Lokasi penemuan mayat terbungkus plastik (Foto: M Solihin)
Bogor -

Kasus pembunuhan wanita bertato tinkerbell dan RIRIS yang mayatnya ditemukan di bengkel Tanahbaru, Kota Bogor 3 bulan lalu masih menjadi misteri.

Polisi mengaku masih melengkapi 2 (dua) alat bukti untuk menetapkan tersangka pembunuhan wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu di Jakarta itu.

"Masih dalam penyelidikan," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro, Senin (27/9/2021).

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto menyebut, pihaknya masih melengkapi dua alat bukti yang dibutuhkan untuk penetapan tersangka.

"Untuk siapa pelakunya, kami masih melengkapi 2 alat bukti. Untuk sementara itu yang kami sampaikan, nanti ketika dua alat bukti ini sudah kuat kami akan sampaikan ke masyarakat siapa tersangkanya," kata Dhoni, dikonfirmasi Senin (27/9/2021).

"Kalau mengarah kepada seseorang itu iya, tapi kan kita harus lengkapi dua alat buktinya dulu. Iya sudah ada (yang mengarah ke pelaku)," imbuhnya.

Dhoni menyebut, wanita bertato RIRIS itu berinisial RWD dan bertempat tinggal di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Wanita itu berprofesi sebagai pemandu lagu di sebuah tempat karaoke di Jakarta.

"Untuk identitas korban, kami sudah yakin. Karena berdasarkan hasil tes DNA itu sesuai dengan pihak keluarganya," kata Dhoni.

"Pekerjaannya adalah seorang pemandu lagu di salah satu tempat karaoke di Jakarta," imbuhnya.

Jasad RWD ditemukan karyawan bengkel reparasi mobil di Tanah Baru, Kota Bogor di dalam boks yang disimpan di dalam mobil salah satu konsumen, Selasa (6/7/2021). Saat ditemukan, beberapa bagian tubuh wanita itu sudah jadi tengkorak.

Dari hasil autopsi terungkap, RWD meninggal karena dibunuh karena ditemukan di tempat tak wajar dan terdapat banyak luka bekas hantaman benda tumpul di tulang dan tubuhnya.

Sejak 3 bulan lalu, polisi sudah memeriksa lebih dari 30 orang saksi. Mereka merupakan sopir pembawa mobil ke bengkel, pemilik mobil, karyawan dan masyarakat di sekitar lokasi.
Beberapa saksi diantaranya merupakan Warga Negara (WN) Korea.

"Kami sudah berkoordinasi dengan kedutaan Korea, karena kan banyak warga negara Korea yang kami periksa. Kedutaan Korea di Jakarta juga sudah menghubungi kami, mereka juga siap membantu kepolisian Indonesia lah intinya begitu," kata Dhoni saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (25/8/2021).

"Sejauh ini kita tidak ada permintaan untuk membatasi mereka keluar Indonesia, karena mereka memang memiliki KITAS, surat ijin tinggal di Indonesia. Kebanyakan mereka itu memang bekerja di Indonesia dan mereka kooperatif sih sejauh ini," imbuhnya.

(mud/mud)