Besaran Dana Aspirasi Disorot, Bagaimana dengan Anggota DPRD Banten?

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 20:17 WIB
Rapat Paripurna DPRD Banten
Gedung DPRD Banten (Foto: Bahtiar Rifa'i)
Serang -

Besaran dana aspirasi anggota DPR RI tengah disorot karena usai dibeberkan Krisdayanti. Lalu, bagaimana dengan anggota DPRD yang di Banten.

Sekretaris DPRD Banten Deden Apriandhi Hartawan menjelaskan, anggota dewan daerah tidak mendapatkan dana aspirasi yang bentuknya uang cash. Mereka hanya mendapatkan gaji beserta tunjangan.

"Kita mah nggak ada, ada juga hanya gaji tunjangan," kata Deden di Serang, Kamis (16/9/2021).

Istilah aspirasi di DPRD biasanya terkait usulan anggota pada program tertentu. Contohnya adalah aspirasi dewan atas hasil reses bertemu dengan warga terkait pembangunan atau program.

Usulan atau aspirasi dari warga kemudian masuk pada pokok pikiran yang dibahas di musrembang. Biasanya reses di bulan Maret atau April kemudian dibahas di musrembang pada Mei-Juni.

"Biasanya pokok pikiran hasil reses di awal tahun nanti disampaikan hasil resesnya misalnya di dapil a butuh jalan, atau dapil lain butuh pengairan. Jadi bukan aspirasi bentuknya cash," katanya menambahkan.

Aspirasi itu kemudian masuk ke program di satker organisasi perangkat daerah masing-masing. Program itu bisa bentuk pembangunan jalan atas aspirasi warga melalui dewan.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua DPRD Banten Andra Soni. Dewan di daerah katanya tidak mengenal biaya aspirasi berbentuk cash yang diterima anggota.

"Dikita tidak mengenal anggaran aspirasi," ujar Andra.

Yang ada memang adalah bentuk pokok pikiran yang berasal dari aspirasi di dapil. Itu kemudian dibahas menjadi program. Misalnya kebutuhan rumah sakit atau program di daerah.

(bri/mud)