Dianiaya Pimpinan Ormas, Ketua Kadin Majalengka Lapor Polisi

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 15:31 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Majalengka -

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Majalengka Redy Sugara melaporkan seorang pimpinan organisasi masyarakat (ormas) ke Polres Majalengka yang telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

Peristiwa penganiayaan tersebut diketahui terjadi pada Senin (13/9/2021) kemarin. Saat itu Redy yang sedang berada di kantor Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PDSMU) Majalengka tiba-tiba didatangi oleh pelaku.

"Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Satreskrim Polres Majalengka. Kami melaporkan soal perbuatan tidak menyenangkan dan dugaan penganiayaan," kata Enja Warjana, kuasa hukum Redy saat menggelar konferensi pers, Kamis (16/9/2021).

Enja menjelaskan pelaku penganiayaan terhadap kliennya tersebut adalah seorang warga berinisial EN yang merupakan salah satu ketua ormas di Kabupaten Majalengka.

Menurut Enja, sebelum peristiwa penganiayaan itu terjadi, pelaku sempat menghubungi Redy pada malam harinya. Besoknya, pelaku langsung mendatangi Redy yang juga bekerja sebagai kepala divisi di perusahaan milik daerah tersebut.

"Pelaku dan korban bertemu di kantor PDSMU. Saat bertemu pelaku ini langsung menampar klien saya dengan gulungan kertas. Pelaku juga sempat dicekik bagian lehernya, itu terjadi dua kali, di dalam ruangan dan di luar kantor," ucap Enja.

Enja sendiri belum mengetahui persis apa yang melatarbelakangi pelaku melakukan penganiayaan terhadap kliennya itu. Namun Ia menduga, ada kesalahpahaman antara keduanya.

Menurutnya juga saat ini sudah ada upaya perdamaian dari pihak pelaku. Namun karena laporan sudah terlanjur dilakukan, Enja menegaskan kliennya menolak upaya perdamaian secara kekeluargaan tersebut.

"Kalau upaya dari pelaku sendiri melalui orang dekatnya, meminta persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan. Kami sudah maafkan, tapi kasus ini sudah di tangan penyidik kepolisian jadi kami menutup diri untuk itu," tandasnya.

Terpisah, Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi membenarkan adanya laporan mengenai kasus penganiayaan yang menimpa Ketua Kadin Majalengka, Redy Sugara.

Edwin memastikan anggotanya sudah mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus penganiyaan itu dan telah memanggil beberapa orang saksi untuk dimintai keterangan.

"Untuk laporan tentang penganiayaan memang sudah masuk dan kami sudah melakukan penyelidikan atas kasus ini," ucapnya. Untuk saksi kita sudah melakukan pemanggilan, sementara baru dua orang yang dipanggil," singkat Edwin.

Lihat juga video 'Kronologi Dua Juru Parkir Liar Aniaya Pasutri di Makassar':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)