Protes Pengendara yang Ogah Diputar Balik Saat Ganjil Genap di Purwakarta

Dian Firmansyah - detikNews
Minggu, 12 Sep 2021 12:21 WIB
Purwakarta -

Sejumlah pengendara melakukan aksi protes kepada petugas kepolisian karena terkena penyekatan ganjil genap di Pintu Keluar Gerbang Tol Jatiluhur, Purwakarta. Mereka tidak terima diputar balik oleh petugas karena berbagai alasan.

Menurut Kanit Turjawali Satlantas Polres Purwakarta Iptu Agus Kuswara, pihaknya secara tegas melakukan putar balik kepada pengendara yang tidak sesuai aturan. Sebelumnya pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi.

"Di luar letter T (Purwakarta) yang ganjil (pelat nomor) langsung diputar balik, kita sudah sosialisasi baik medsos juga radio juga diimbau ke warga," ucap Agus, disela-sela kegiatan ganjil genap di Gerbang Tol Jatiluhur, Minggu (12/09/2021).

Agus mengatakan pada hari Minggu ini merupakan tanggal genap, maka kendaraan yang bernomor polisi ganjil yang keluar dari gerbang tol akan di putar balik kembali ke tempat asal.

Diketahui kegiatan razia ganjil genap ini dilakukan di tiga gerbang tol yang ada di Purwakarta, yakni Gerbang Tol Jatiluhur, Gerbang Tol Sadang dan Gerbang Tol Cikampek, dengan jadwal kegiatan pada hari Sabtu dan Minggu termasuk hari libur nasional.

Ganjil genap di PurwakartaGanjil genap di Purwakarta (Foto: Dian Firmansyah/detikcom).

"Tujuannya untuk mengurangi mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan terutama yang perlu di hindari kerumunan, yang dapat menularkan virus COVID-19," ungkap Agus.

detikcom yang ada di lokasi itu melihat, puluhan kendaraan dari berbagai daerah diputar balik oleh petugas. Banyak yang menanyakan alasan mereka harus diputar balik hingga beradu argumen kepada petugas.

Sejumlah pengendara turun dari mobil untuk protes kepada petugas. Dari percakapan terdengar pengendara beralasan karena tengah bekerja di proyek strategis nasional KCIC.

Ada juga pengendara yang memarkirkan kendaraannya di bahu jalan di pintu masuk gerbang tol. Dia sengaja melakukan itu sebagai bentuk protes.

"Saya bersama rombongan dari Pasirkoja Bangung mau ziarah ke Purwakarta, kita ikutin aturan pemerintah tapi kita akan cari jalan alternatif yang tidak diputar balikan oleh petugas," ujar Adun salah satu peziarah ditemui di bahu jalan sekitar gerbang tol.

Selain pengendara umum, sejumlah pejabat dan mantan pejabat negara juga terkena razia. Mantan menteri di era Orde Baru Sarwono Kusumaatmadja, Dirjen Kemendikbud beserta jajaran dan Tokoh Nasional Imam Prasojo yang hendak mengikuti kegiatan di Purwakarta sempat di periksa petugas meski akhirnya dipersilakan melanjutkan perjalanan.

"Ini adalah salah satu cara menekan mobilitas, kita harus menjaga kerumunan dan sejumlah fasility jangan sampai tidak menerapkan protokol kesehatan," ujar Imam Prasojo yang sempat turun dari mobil untuk menemui petugas.

(mso/mso)