Jabar Hari Ini: Sopir Mesum Tabrak Mati Satpam-Heboh Deklarasi FPI Versi Baru

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 20:48 WIB
Angkot Tabrak Mati Satpam
Foto: Angkot tabrak satpam (Syahdan Alamsyah/detikcom).

Satpam yang Ditabrak Sopir Angkot Mesum Meninggal

Asep, satpam yang ditabrak sopir angkot panik karena terpergok mesum tewas setelah sebelumnya sempat mendapat penanganan medis rumah sakit. Asep menghembuskan nafas terakhirnya karena luka serius usai ditabrak pelaku.

Korban diketahui berprofesi sebagai satpam di Perum Karang Kencana, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

"Korban meninggal dunia di rumah sakit, kondisi korban usai ditabrak mengalami patah tulang dari tangan hingga kaki," kata Afik, warga setempat kepada detikcom, Rabu (8/9/2021).

Afik mengaku mendapat kabar tersebut dari salah seorang kerabat korban yang melihat langsung kondisi korban di rumah sakit. Korban sendiri berusia 36 tahun dan bernama lengkap Asep Misbahudin.

"Kondisi paling parah di bagian kepala, terluka sekitar 17 jahitan. Posisi korban memang berhadapan langsung dengan angkot yang melaju kencang karena panik usai dipergoki warga karena diduga akan berbuat mesum," jelas Afik.

Afik mengungkap situasi di sekitar perumahan tempatnya tinggal memang gelap gulita mulai dari pintu masuk hingga sedikit ke area dalam ditambah dengan banyaknya semak-semak tanaman yang tumbuh liar di dalam dan sekitar area perumahan. Ia menduga posisi itu dimanfaatkan oleh pelaku untuk berbuat mesum.

"Kondisi perumahan gelap gulita minim penerangan, sebagai warga saya juga khawatir kondisi ini rawan dimanfaatkan untuk aksi kriminalitas lain," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang sopir angkot panik usai terpergok oleh warga Perum Karang Kencana, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat tengah berbuat mesum di dalam angkot. Karena panik, sopir tersebut tersebut pun tancap gas hingga menabrak seorang satpam perumahan.

Warga yang awalnya hanya akan menanyai pelaku baik-baik terpantik emosinya dan menghajar pelaku yang belum diketahui identitasnya itu hingga babak belur, pelaku kemudian dibawa ke RSUD R Syamsudin SH. Selain pelaku, satpam yang diketahui bermama Asep juga dibawa ke rumah sakit karena luka yang dideritanya.

"Jadi mobil itu digerebek sama warga, awalnya mau dibicarakan baik-baik. Namun pelaku menolak dan langsung injak gas muter-muter masuk ke perumahan, setelah itu putar balik ke arah utara pas di tikungan satpam malah ditabrak," kata Wildan Purnama, warga setempat kepada wartawan, Selasa (7/9/2021). Wildan menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.15 WIB.

Kasus ini ditangani Satlantas Polres Sukabumi Kota. Sopir pun ditetapkan sebagai tersangka kemudian.

"Ia betul, sudah jadi tersangka terkait kasus kecelakaan lalu lintasnya ya," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin, Rabu (8/9/2021).

Polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Kasatlantas PolresSukabumi KotaAKP Sujana mengatakan tersangka sopir angkot tersebut dikenakan Pasal 311 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pihaknya masih melengkapi administrasi penyidikan (mindik) dan memeriksa sejumlah saksi.